Dunia pasca-apokaliptik yang dipenuhi puing besi dan kabut beracun menjadi latar mencekam. Di tengah kehancuran teknologi ini, sebuah kisah punk-rock tentang perjuangan hidup dan pencarian jati diri dimulai dengan irama mesin yang berdetak liar tanpa henti.
Aria adalah gadis android yang memiliki kesadaran unik, ia berjuang melawan takdir sebagai mesin pemusnah massal. Berbekal insting yang tak biasa, ia menolak perintah kejam dari penciptanya demi mencari secercah kebebasan di dunia yang penuh luka.
Petualangan Kael, seorang montir jenius namun sinis, berubah drastis saat ia menemukan sosok android misterius tersebut. Keduanya membentuk aliansi yang rapuh, terikat oleh kebutuhan untuk bertahan hidup sambil diburu oleh kelompok militer yang ambisius.
Konflik batin terus menguji kesetiaan mereka saat rahasia kelam masa lalu mulai terkuak satu per satu. Ketegangan meningkat drastis ketika Vesper, sang antagonis yang dingin, mulai mengincar inti energi di dalam tubuh android tersebut untuk kepentingan pribadinya.
Pertarungan antara mekanik dan kemanusiaan mencapai titik didih dalam dunia yang tak lagi mengenal belas kasihan. Akankah ikatan mereka mampu menembus batas kode etik mesin, ataukah takdir tragis akan memutus rantai hubungan yang baru saja mereka bangun dengan keras?
Sekolah menengah atas ini punya kurikulum gila: simulasi pernikahan praktis. Siswa dipasangkan dengan teman sekelas untuk menjalani kehidupan suami istri di apartemen khusus. Penilaiannya sangat ketat, mencakup kemesraan hingga skor gaya hidup sehari-hari demi masa depan mereka.
Sialnya, si penyendiri Jirou Yakuin harus terjebak dalam simulasi ini bersama gadis populer yang sombong, Akari Watanabe. Mereka sebenarnya punya gebetan masing-masing dan berniat untuk bertukar pasangan agar bisa hidup tenang dengan cinta sejati mereka.
Kepribadian keduanya sangat bertolak belakang, membuat suasana rumah jadi penuh drama dan gesekan. Mereka terpaksa berpura-pura menjadi pasangan ideal untuk meraih poin tinggi. Namun, tinggal serumah diam-diam mulai mengikis tembok pertahanan ego mereka yang keras.
Keterlibatan emosional mulai muncul seiring berjalannya waktu, membuat batasan antara akting dan perasaan nyata menjadi kabur. Muncul sosok Shiori Sakurazaka yang membuat situasi kian rumit, memicu kecemburuan yang tak terduga di antara mereka berdua di rumah.
Dilema cinta pun memuncak saat mereka menyadari bahwa pernikahan palsu ini memberikan kenyamanan yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Akankah mereka terus berpura-pura, atau akhirnya menyerah pada kenyataan bahwa mereka sebenarnya memang saling membutuhkan?