Hidup di kota pelabuhan yang tenang, film drama slice-of-life ini membawa kita pada keseharian unik ibu dan anak yang jauh dari kata konvensional. Suasana pesisir yang hangat menjadi latar belakang perjalanan emosional mereka dalam menghadapi dunia yang sering kali terasa cukup keras dan penuh dengan tuntutan ekspektasi sosial.
Sosok Nikuko adalah seorang ibu yang ceria, berisik, dan sangat gemar makan, namun ia selalu gagal dalam urusan asmara. Ia menjalani hidup dengan caranya sendiri yang berani meski harus berpindah-pindah tempat tinggal demi mencari keberuntungan baru bersama putrinya tercinta.
Berbeda dengan sang ibu yang ekspresif, Kikuko adalah remaja pendiam yang merasa malu dengan perilaku ibunya yang mencolok. Hubungan mereka sering diwarnai gesekan karena perbedaan kepribadian yang kontras, membuat sang anak merasa sulit untuk benar-benar memahami masa lalu ibunya.
Konflik batin mulai memuncak ketika remaja tersebut berupaya menemukan jati dirinya di tengah lingkungan sekolah yang baru. Kehadiran sosok misterius bernama Ninomiya di sekolah perlahan memaksa sang anak untuk melihat sisi lain dari ibunya yang selama ini tertutup oleh lapisan keceriaan yang dibuat-buat.
Apakah mereka mampu menyelaraskan perbedaan dan menemukan kedamaian di tengah pelabuhan? Kisah ini menyentuh lubuk hati tentang arti keluarga sejati, penerimaan diri, serta kasih sayang luar biasa yang tersembunyi di balik tawa dan air mata dalam kehidupan yang sangat sederhana.