Dunia hiburan yang kejam membuat hidup terasa menyesakkan bagi mereka yang gagal. Genre drama kehidupan ini membawa kita pada kesempatan kedua yang mustahil, di mana waktu bisa diputar kembali untuk mengubah masa depan menjadi lebih cerah dan penuh dengan mimpi.
Kyouya Hashiba adalah seorang pengembang game yang merasa hidupnya berantakan. Saat ia terbangun di masa lalu, ia mendapati dirinya kembali ke masa kuliah. Inilah titik awal baginya untuk memperbaiki kesalahan masa lalu dan mengejar impiannya.
Ia bertemu dengan sosok berbakat bernama Aki Shino. Hubungan mereka tumbuh seiring dengan ambisi yang saling terjalin. Kyouya berusaha membimbing rekan-rekannya agar tidak mengulangi kegagalan yang pernah ia alami sendiri di masa depan yang kelam itu.
Nanako Kogure hadir sebagai pemicu semangat yang membawa warna baru dalam kehidupan kampusnya. Kepribadiannya yang ceria berbenturan dengan beban ekspektasi Kyouya, memicu konflik batin mengenai apakah mengubah masa lalu benar-benar pilihan yang paling bijak.
Perjalanan ini menuntut pengorbanan besar dan refleksi diri yang mendalam. Akankah ia mampu menciptakan karya agung bersama teman-temannya? Tema tentang penyesalan, kreativitas, dan arti kesuksesan akan terus menguji tekad mereka hingga batas kemampuan tertinggi.
Dunia sekolah yang penuh warna berubah menjadi panggung romansa komedi yang manis saat takdir mempertemukan dua insan dalam situasi canggung. Fokus utamanya adalah kejadian sehari-hari yang sederhana namun berkesan, di mana kacamata menjadi pusat perhatian.
Kisah ini menyoroti Kaede Komura, seorang siswa yang diam-diam memendam rasa pada teman sebangkunya yang punya kepribadian unik. Ia selalu gugup dan berusaha keras untuk menarik perhatian sang pujaan hati yang sering kali terlihat sangat ceroboh.
Sosok gadis itu adalah Ai Mie, seorang siswi yang sangat pelupa hingga sering sekali meninggalkan kacamatanya di rumah. Tanpa alat bantu penglihatannya, ia kesulitan melihat sekeliling, membuat tindakannya menjadi lucu dan mengundang tawa.
Kesempatan emas bagi sang pria pun datang karena ia harus sering membantu gadis yang dicintainya beraktivitas di kelas. Interaksi jarak dekat yang intens ini membuat jantung mereka berdebar kencang, menciptakan dinamika hubungan yang sangat menggemaskan.
Ketegangan muncul saat perasaan mereka tumbuh subur di balik kebiasaan aneh ini. Apakah keberanian untuk jujur akan muncul di antara kaburnya penglihatan dan rasa malu yang mendalam, ataukah momen manis ini akan terus terjebak dalam rasa canggung?