
Awas! bisa jadi spoiler
Berlatar pada tahun 1964 saat Tokyo bersiap menyambut Olimpiade, anime ini membawa kita bernostalgia ke masa emas Jepang yang penuh dinamika. Kehidupan sehari-hari masyarakat kelas menengah dipotret dengan sangat hangat, jujur, sekaligus penuh haru.
Keluarga Yamazaki menjadi pusat perhatian lewat keseharian Yuuta yang aktif, mewakili potret anak muda saat itu. Dia harus berhadapan dengan ekspektasi orang tua serta tekanan sekolah di tengah arus modernisasi Jepang yang sedang berkembang pesat.
Ada pula sosok ayahnya, Heihei, seorang kepala keluarga pekerja keras yang mencoba bertahan di tengah perubahan zaman. Hubungan mereka sering diwarnai perbedaan pendapat, mencerminkan jurang generasi antara ayah kolot dan anak yang penasaran.
Tidak ketinggalan Setsuko sebagai ibu penyabar yang menjadi perekat rumah tangga. Ia berusaha menjaga kedamaian di tengah berbagai masalah ekonomi dan kebiasaan anak-anaknya, memastikan kasih sayang tetap terasa meski hidup sangat sederhana.
Konflik batin dan dinamika keluarga yang kompleks diuji ketika perubahan zaman mulai mengikis tradisi yang mereka pegang teguh. Apakah mereka mampu mempertahankan keutuhan di tengah gempuran dunia modern yang terus memaksa mereka untuk segera beradaptasi?