
Producers:
Dentsu, Shochiku, Mainichi Broadcasting System, Pony Canyon, Movic, Capcom, flying DOG
Awas! bisa jadi spoiler
Era kekacauan di Jepang mencapai titik didih paling ekstrem. Para panglima perang terkuat saling beradu ambisi demi menyatukan negeri di bawah kekuasaan absolut. Di tengah badai api dan pedang, nasib rakyat jelata menjadi taruhan dalam sebuah pertarungan epik.
Sang naga bermata satu, Date Masamune, harus berhadapan dengan takdir yang menantang kehormatannya. Ia tidak lagi bertarung demi wilayah, melainkan menghadapi musuh bebuyutan yang mengancam keseimbangan dunia dengan kekuatan gelap yang sangat mengerikan.
Di sisi lain, Sanada Yukimura berjuang membuktikan loyalitas tanpa batas kepada tuannya, Shingen Takeda. Hubungan penuh rasa hormat antara keduanya diuji saat mereka harus memilih antara setia pada prinsip pribadi atau tunduk pada arus perubahan zaman.
Situasi semakin rumit dengan kehadiran Ishida Mitsunari yang terbakar dendam kesumat setelah kehilangan sosok pemimpin yang ia puja. Obsesi gelapnya membuat medan perang menjadi arena pelampiasan amarah yang bisa menghancurkan segala harapan perdamaian.
Pertarungan akhir yang menentukan masa depan bangsa kini di depan mata. Saat pedang bertemu dengan ambisi, Tokugawa Ieyasu mencoba membawa visi baru untuk menyatukan Jepang. Akankah ikatan persaudaraan dan loyalitas sanggup mengalahkan kebencian yang mendalam?
Date Masamune adalah pemimpin klan Date yang karismatik dan jago pedang. Di film ini, ia harus menghadapi dilema besar demi masa depan Jepang yang damai.
VA: Kazuya Nakai
Seorang samurai pendendam yang terobsesi membalaskan kematian tuannya, Toyotomi Hideyoshi, dalam medan perang Sengoku yang penuh dengan intrik dan pertarungan epik.
VA: Tomokazu Seki
Yukimura adalah samurai muda berapi-api yang loyal kepada Takeda Shingen. Di The Last Party, dia berjuang menentukan jalan hidupnya di tengah kekacauan perang Jepang.
VA: Souichirou Hoshi
Tokugawa Ieyasu adalah pemimpin masa depan yang percaya pada kekuatan ikatan dan dialog untuk menyatukan Jepang di tengah kekacauan perang Sengoku Basara.
VA: Tooru Ookawa