
Awas! bisa jadi spoiler
Sebuah irisan kehidupan yang menenangkan membawa kita ke kota pesisir Takehara yang indah. Atmosfer kota ini sangat magis, penuh dengan kehangatan musim dan kenangan masa kecil yang tersimpan abadi dalam jepretan kamera tua milik seorang gadis remaja yang penuh mimpi.
Fu Sawatari kembali ke kota kelahirannya dengan harapan menemukan kembali sisa-sisa memori mendiang ayahnya. Dengan kamera andalannya, ia mulai menangkap setiap momen berharga yang ia temui di sepanjang jalan, mencoba merangkai kembali kepingan hidupnya.
Dalam perjalanan emosional ini, ia ditemani oleh sahabat setianya, Kaoru Hanawa, yang selalu memberikan dukungan moral saat ia merasa ragu. Kehadiran mereka berdua menciptakan ikatan persahabatan tulus yang sangat manis dan menghangatkan hati penonton.
Persahabatan mereka semakin berwarna dengan kehadiran Maon Sakurada dan Norie Okazaki. Mereka berempat sering menghabiskan waktu bersama, menghadapi kecemasan masa depan serta konflik kecil khas remaja yang membuat kedewasaan terasa lebih nyata bagi mereka.
Di balik senyum dan jepretan kamera, tersimpan perjuangan batin untuk menerima kehilangan. Apakah keindahan potret yang mereka ambil mampu menyembuhkan luka lama? Temukan jawaban tentang arti persahabatan, kasih sayang, dan indahnya sebuah kenangan di sini.
Kaoru Hanawa adalah sahabat setia Fuu yang penuh perhatian. Di masa kelulusannya, dia terus mendukung teman-temannya dalam menggapai mimpi masa depan mereka.
VA: Kana Asumi
Norie Okazaki adalah sahabat setia yang ceria di Tamayura. Dikenal dengan bakat memasaknya, ia selalu mendukung impian teman-temannya di masa kelulusan SMA mereka.
VA: Yuka Iguchi
Maon Sakurada adalah gadis pendiam namun penyayang di Tamayura. Ikuti kisahnya saat ia mengejar impian menjadi musisi di masa kelulusannya yang penuh kenangan.
VA: Yuuko Gibu
Perjalanan Fuu Sawatari menemukan jati dirinya melalui fotografi di Takehara. Sebuah kisah manis tentang persahabatan, kenangan, dan langkah berani menuju masa depan.
VA: Ayana Taketatsu