
Producers:
Bandai Visual, Square Enix, Sotsu
Awas! bisa jadi spoiler
Kehidupan di hutan rimba yang tenang kini kembali bergejolak dalam babak penutup yang absurd. Komedi surealis ini membawa penonton kembali ke rutinitas liar penuh kejutan, di mana batas antara realitas dan kegilaan yang tak terduga semakin kabur dan menantang logika setiap penghuninya.
Hare, bocah laki-laki yang tadinya merasa hidupnya sudah cukup tenang, kini harus kembali berurusan dengan kekacauan tak masuk akal. Ketangguhan mentalnya diuji saat ia menghadapi rentetan peristiwa aneh yang memaksa dirinya untuk tetap waras di tengah lingkungan eksentrik.
Munculnya Guu, sosok gadis misterius dengan kepribadian ganda yang menakutkan, menjadi pusat dari segala malapetaka. Hubungan mereka yang unik, penuh dengan ketegangan dan lelucon sarkastik, terus berkembang menjadi dinamika yang sangat menghibur sekaligus bikin frustrasi bagi siapapun di sekitar mereka.
Mari, sang ibu yang berjiwa bebas, justru semakin menambah kerumitan dengan gaya hidupnya yang acuh tak acuh terhadap bahaya. Kehadiran para penduduk desa yang aneh pun semakin memperuncing situasi, mengubah hari-hari biasa di hutan menjadi sebuah petualangan komedi yang sangat tidak terduga dan penuh tawa.
Puncak konflik menguji ikatan mereka saat ancaman yang lebih besar mengintai kedamaian hutan tersebut. Melalui humor gelap dan satir yang tajam, kisah ini menggali makna persahabatan di tengah ketidakpastian, membuktikan bahwa tempat paling aneh sekalipun tetap bisa menjadi rumah bagi jiwa yang tersesat.
Guu adalah gadis misterius yang muncul di kehidupan tenang Hare. Dengan kemampuan ajaibnya, dia sering membuat situasi di hutan jadi kacau dan penuh tawa.
VA: Naoko Watanabe
Haré adalah bocah 10 tahun yang hidupnya berubah kacau sejak kedatangan Guu, gadis misterius yang doyan bikin ulah dan bikin Haré selalu sial.
VA: Rikako Aikawa
Weda adalah sosok ibu muda yang santai dan hidup di tengah hutan bersama anaknya, Hare, sebelum kehidupan mereka berubah drastis setelah bertemu Guu yang misterius.
VA: Kaoru Morota