
Producers:
Victor Entertainment, Audio Tanaka
Awas! bisa jadi spoiler
Dunia penuh kekacauan ini bermula dari ambisi gila sebuah organisasi rahasia bernama Across. Mereka bertekad menguasai kota F melalui metode yang sangat absurd dan tidak masuk akal. Siap-siap dibuat pusing oleh komedi satir yang mematahkan semua pakem genre anime.
Gadis enerjik bernama Excel menjadi ujung tombak organisasi ini. Dengan pengabdian buta dan antusiasme meledak-ledak, ia berusaha menaklukan kota demi sang pemimpin yang ia puja. Namun, tindakannya yang ceroboh justru sering kali berakhir dengan kehancuran total.
Di sisinya, ada Hyatt, gadis misterius yang fisiknya sangat lemah dan sering jatuh pingsan karena lapar. Perbedaan kepribadian mereka menciptakan dinamika yang lucu, di mana ketaatan ekstrem bertemu dengan ketenangan yang justru mengundang masalah baru bagi timnya.
Konflik kian memuncak saat Il Palazzo, sang pemimpin diktator yang karismatik namun dingin, terus menuntut hasil nyata. Ketegangan internal ini diperparah dengan kehadiran kelompok lain yang berusaha menghalangi visi kejam mereka dengan gaya yang sangat kocak.
Setiap misi berubah menjadi bencana besar yang menguji kesabaran semua orang di kota tersebut. Menjelang klimaks, batas antara loyalitas, kegilaan, dan nasib dunia pun semakin kabur, menjanjikan tawa sekaligus kebingungan dalam petualangan yang tak terduga ini.
Excel adalah gadis hiperaktif yang setia pada organisasi Across. Ambisinya menaklukkan dunia sering berakhir kacau karena sifatnya yang kelewat semangat dan ceroboh.
VA: Kotono Mitsuishi
Hyatt adalah gadis anggota ACROSS yang super rapuh, sering pingsan, dan punya nyawa 'cadangan'. Dia adalah partner setia Excel dalam menjalankan misi gila Il Palazzo.
VA: Omi Minami
Il Palazzo adalah pemimpin misterius organisasi Across yang ambisius. Dengan gayanya yang dingin dan karismatik, ia berniat menguasai dunia lewat aksi-aksi absurd.
VA: Takehito Koyasu
Menchi adalah anjing malang yang jadi korban kelaparan Excel dan Il Palazzo di Excel Saga. Hidupnya penuh penderitaan sebagai cadangan makanan darurat.
VA: Satomi Koorogi