Dunia kampus yang membosankan mendadak berubah drastis ketika sebuah rahasia kecil tersimpan rapat di balik pintu apartemen sempit. Genre slice-of-life bernuansa romansa ini mengeksplorasi batas tipis antara kehidupan akademik yang kaku dengan kehidupan pribadi yang sangat privat.
Di sinilah Haruka, seorang asisten dosen yang tampak dingin dan perfeksionis, harus menghadapi kenyataan pahit. Ia terjebak dalam situasi yang tak terduga dengan mahasiswanya sendiri, menciptakan dinamika hubungan yang kikuk namun mendebarkan setiap harinya.
Sebagai mahasiswa yang ambisius, Ren berusaha keras untuk menjaga batasan profesional. Namun, kedekatan fisik di ruang terbatas membuat hatinya goyah. Ia terus berjuang menekan perasaan yang seharusnya tidak tumbuh di antara seorang pengajar dan anak didiknya.
Konflik batin pun tak terelakkan saat mereka harus berakting seolah tidak terjadi apa-apa di kampus. Ketegangan meningkat seiring dengan seringnya momen privasi yang terselip, menguji kesabaran dan integritas mereka dalam menghadapi tekanan sosial yang luar biasa berat.
Ketulusan perasaan mulai beradu dengan ego dan konsekuensi masa depan yang dipertaruhkan. Mereka harus memutuskan apakah hubungan ini layak diperjuangkan atau justru menjadi bencana yang menghancurkan karier serta reputasi yang telah lama mereka bangun dengan susah payah.
Dunia supernatural kembali bergejolak saat batas waktu dan ruang semakin menipis. Melalui foto-foto tua yang menyimpan rahasia kelam, setiap jepretan menjadi pintu masuk menuju masa lalu. Ketegangan psikologis kini meningkat seiring ancaman musuh misterius.
Cheng Xiaoshi memikul beban berat karena harus merasuki tubuh orang lain demi mengubah sejarah yang tragis. Keberaniannya seringkali melampaui logika, namun ia tetap teguh demi menyelamatkan siapa pun yang terjebak dalam arus waktu yang sangat kejam ini.
Di sisinya, Lu Guang tetap menjadi sosok dingin yang penuh perhitungan. Sebagai navigator utama, ia mengatur setiap langkah agar rekan setimnya tidak tersesat dalam manipulasi takdir yang mematikan. Kepercayaan di antara mereka adalah kunci utama bertahan.
Hubungan intensif mereka diuji ketika bayang-bayang masa lalu mulai mengaburkan kenyataan di depan mata. Konflik emosional yang mendalam memaksa mereka memilih antara kepentingan pribadi atau kebenaran pahit yang sudah lama terkubur dalam lipatan memori foto.
Apakah mereka mampu memutus rantai penderitaan sebelum semuanya hancur berantakan? Melintasi batas dimensi, perjuangan ini bukan lagi soal memperbaiki masa lalu, melainkan usaha untuk mempertahankan jati diri di tengah kekacauan takdir yang tidak pernah berujung.
Satu-satunya hal yang bikin Sasaki—seorang om-om pekerja kantoran yang hidupnya bosenin—bisa bertahan dari kerjaannya yang fana adalah senyuman ceria dari Yamada. Yamada ini adalah kasir cewek muda di supermarket 24 jam langganannya. Pokoknya, tiap kali abis capek diomelin sama bos di kantor, Sasaki pasti bakal mampir ke sana cuma buat "healing" dan ngeliat senyum manis si kasir favoritnya itu.
Sampai suatu hari yang melelahkan banget, Sasaki lemas pas tahu kalau sif kerjanya Yamada udah kelar pas dia dateng. Kecewa berat, dia akhirnya nyari pojokan di belakang toko buat ngerokok sendirian. Pas lagi galau, mendadak ada cewek berpenampilan gothic nan nyentrik bernama Tayama yang manggil dan ngajakin dia ngerokok bareng. Tayama yang blak-blakan dan suka ngegoda ini langsung ngebongkar kebiasaan Sasaki yang diam-diam selalu nyariin Yamada, bahkan ngancem bakal ngadu ke Yamada langsung!
Sejak kejadian itu, rutinitas mampir ke supermarket milik Sasaki jadi nambah satu agenda baru: nyari tahu apakah partner ngerokoknya, si Tayama, lagi nongkrong di belakang toko atau nggak. Tapi sebenarnya, Tayama punya rahasia besar nan kocak yang sengaja dia sembunyiin dari om-om polos ini. Dari setiap isapan rokok dan obrolan random di pojokan sepi itulah, sebuah hubungan pertemanan yang unik dan bikin gemas pelan-pelan mulai tumbuh di antara mereka.
Kehidupan kampus yang tenang kembali terusik bagi mereka yang mencari makna di balik ombak biru. Musim ketiga ini membawa tawa lepas dan kekacauan khas klub selam Peek-a-Boo saat tantangan baru menguji batas kesabaran serta kesehatan hati para anggota yang doyan pesta.
Iori Kitahara kembali terjebak dalam pusaran rencana gila para seniornya yang penuh tipu daya. Bersama sahabat karibnya Kohei Imamura, ia harus berjuang mempertahankan sisa kewarasan di tengah tradisi minum alkohol yang nyaris tidak pernah berhenti.
Hubungan canggung dengan Chisa Kotegawa semakin memanas saat mereka dipaksa bekerja sama dalam sebuah proyek riset kelautan. Ketegangan di antara keduanya bukan lagi sekadar benci biasa, melainkan benih perasaan yang mulai tumbuh di tengah kekacauan hidup.
Kehadiran Nanaka Kotegawa yang selalu protektif menambah lapisan drama baru yang memicu berbagai kesalahpahaman lucu. Rivalitas antara sesama anggota klub dalam mencari pasangan menjadi bumbu utama yang membuat persahabatan mereka terasa makin konyol dan nyata.
Konflik memuncak saat sebuah kompetisi selam bergengsi memaksa mereka untuk menunjukkan keseriusan di balik topeng komedi. Persahabatan, obsesi, dan romansa masa muda akan diuji hingga batas maksimal dalam perjalanan yang penuh tawa serta minuman beralkohol.