
Producers:
Aniplex
Awas! bisa jadi spoiler
Dunia pengembangan game visual novel kembali memanas dengan sentuhan romansa yang tak terduga. Kali ini, para kreator muda di lingkaran Blessing Software harus menghadapi tantangan baru dalam proyek mereka yang penuh dengan drama dan juga ketegangan emosional.
Tomoya Aki berjuang keras menyatukan visi kreatifnya. Ia terjebak di antara impian menciptakan mahakarya dan gejolak perasaan yang membingungkan. Hubungan profesional kini mulai kabur, menciptakan dinamika unik di balik layar pembuatan game mereka yang ikonik.
Megumi Kato hadir sebagai pusat dari segala kegundahan hati sang protagonis. Dengan sifatnya yang datar namun misterius, ia terus menantang Tomoya untuk melihat lebih jauh dari sekadar karakter 2D, memicu konflik batin yang sulit untuk segera diselesaikan.
Sementara itu, Eriri Spencer Sawamura dan Utaha Kasumigaoka terus bersaing memperebutkan perhatian sang produser. Rivalitas ini bukan sekadar urusan bakat, melainkan pertempuran perasaan yang mendalam demi mendapatkan tempat istimewa di hati Tomoya.
Momen penuh fan service ini menjadi cerminan dari masa muda yang penuh warna. Ketegangan antara dedikasi pada karya seni dan kejujuran pada perasaan pribadi menjadi puncak konflik, memaksa mereka semua untuk jujur pada diri sendiri sebelum proyek game ini rampung.
Tomoya Aki adalah otaku yang berambisi mewujudkan game impiannya bersama gadis pujaan. Perjalanannya penuh drama dalam mencari makna cinta dan kreativitas di dunia game.
Utaha Kasumigaoka adalah novelis berbakat yang dingin namun penuh gairah, terjebak dalam dinamika cinta segitiga rumit bersama Tomoya demi meraih mimpinya di dunia kreatif.
VA: Ai Kayano
Megumi Kato adalah gadis pendiam yang bertransformasi menjadi muse utama dalam pengembangan game visual novel Aki Tomoya hingga akhirnya menjalin hubungan spesial.
VA: Kiyono Yasuno
Eriri adalah ilustrator jenius yang terjebak dalam dilema antara cinta dan impian. Simak perjalanan emosional sang tsundere kesayangan kita di Saekano Finale.
VA: Saori Oonishi