Shounen (atau shōnen, 少年) secara harfiah berarti "anak laki-laki". Dalam industri manga dan anime Jepang, istilah ini merujuk pada demografi target—yaitu karya yang ditujukan untuk remaja laki-laki berusia sekitar 12 hingga 18 tahun.
Grace Field House itu dikelilingi hutan dan punya gerbang yang dijaga ketat. Di sana, anak-anak yatim piatu hidup bareng dengan bahagia layaknya keluarga besar, di bawah asuhan 'Mama' mereka, Isabella. Meski tiap hari harus ngerjain tes, mereka bebas mau ngapain aja, biasanya sih main di luar, asal nggak boleh pergi jauh-jauh dari panti—aturan yang harus dipatuhi tanpa alasan. Tapi, semua kesenangan itu nggak bertahan lama, soalnya setiap beberapa bulan, bakal ada anak yang diadopsi dan pergi ninggalin panti, terus habis itu nggak ada kabar lagi.
Nah, tiga anak tertua di sana mulai curiga sama apa yang sebenernya terjadi di panti asuhan itu. Mereka pun perlahan mulai membongkar nasib kejam yang menanti anak-anak di Grace Field, termasuk fakta mengerikan di balik sifat baik Mama kesayangan mereka itu.
Kenyataan pahit yang mereka temukan ini bakal mengubah hidup mereka selamanya dan memaksa mereka buat berjuang demi bertahan hidup.