Hidup ini seharusnya tenang, namun bagi seorang siswa SMA, kesialan adalah sahabat karib yang enggan pergi. Genre komedi romantis ini membawa penonton ke dalam dinamika sekolah yang penuh tawa sekaligus getir, saat takdir membawa dua orang dengan dunia yang jauh berbeda untuk saling bertemu di koridor kelas yang tampak biasa saja.
Sosok Yano-kun adalah magnet bagi musibah. Setiap langkahnya selalu diikuti oleh kejadian ganjil yang menyakitkan, membuatnya menjadi penyendiri yang harus ekstra waspada setiap detik. Ia hidup dalam bayang-bayang kesialan abadi yang menghambat impiannya untuk sekadar merasakan hari-hari sekolah yang damai seperti teman sebayanya.
Di sisi lain, muncul Yoshida-san, seorang siswi yang punya rasa penasaran tinggi dan hati yang cukup besar. Ia mulai memperhatikan pemuda itu bukan karena iba, melainkan karena tertarik dengan perjuangan gigih yang dilakukan cowok tersebut untuk tetap berdiri tegak di tengah rentetan bencana yang selalu mengincar nyawanya setiap waktu.
Hubungan mereka berkembang lewat interaksi canggung namun manis, di mana perhatian sang gadis perlahan menjadi pelindung bagi si cowok malang. Kehadiran sosok penyabar ini membawa warna baru, mengubah trauma kesialan menjadi momen berharga yang tak terduga, sekaligus memicu percikan perasaan yang sulit untuk dipendam lebih lama lagi oleh keduanya.
Ketegangan memuncak saat kesialan tersebut mulai mengancam momen-momen penting di sekolah, memaksa mereka bekerja sama demi satu tujuan sederhana. Tema tentang keberanian menghadapi nasib buruk dan kekuatan ikatan emosional menjadi inti utama yang membuat penonton terjebak dalam dilema antara tawa dan rasa haru yang mendalam hingga akhir.
Dunia yang diselimuti kabut mistis menyimpan rahasia kelam tentang takdir manusia yang telah tertulis sejak lahir. Genre fantasi gelap ini membawa penonton pada petualangan epik di tengah reruntuhan peradaban kuno yang kini dihuni oleh makhluk supernatural.
Sosok Gu Wei adalah seorang pemuda pemberontak yang enggan tunduk pada ramalan kuno. Ia hidup dengan beban masa lalu yang berat, mencoba mengabaikan panggilan takdir yang terus menghantuinya di setiap sudut kota mati yang sangat berbahaya ini.
Pertemuannya dengan Nan Ting, seorang penjaga gerbang yang dingin, mengubah segalanya. Keduanya dipaksa bekerja sama meski memiliki prinsip berseberangan. Ketegangan di antara mereka menciptakan dinamika emosional yang intens dan penuh dengan keraguan.
Konflik memuncak saat organisasi bayangan mulai memburu mereka untuk mendapatkan kunci segel rahasia. Loyalitas diuji di bawah tekanan, sementara rahasia gelap mengenai asal-usul kekuatan mereka mulai terungkap perlahan di tengah badai peperangan yang hebat.
Mereka kini harus memilih antara mempertahankan jati diri atau menyerah pada takdir yang mengancam kehancuran dunia. Apakah keberanian mereka cukup untuk melawan arus nasib yang kejam? Pertarungan demi kebebasan baru saja dimulai di tengah kehancuran.
Keheningan di asrama kampus elit mendadak jadi kemewahan yang mustahil didapat bagi para penghuninya. Genre slice-of-life komedi ini menyoroti kekacauan tak terduga ketika sebuah gedung hunian dihuni oleh karakter-karakter dengan kepribadian yang sangat kontras.
Kang Min-ho adalah seorang kutu buku pendiam yang mendambakan kedamaian mutlak demi skripsinya. Namun, hidupnya hancur berantakan saat ia harus berbagi tembok dengan tetangga baru yang energinya seolah tidak pernah habis setiap malam tiba.
Han So-yul muncul sebagai sosok ceria yang hobi bermain musik keras tanpa kenal waktu. Kehadirannya memicu perang dingin yang penuh drama, memaksa keduanya terlibat dalam negosiasi konyol demi mendapatkan ketenangan di tengah riuhnya kehidupan asrama.
Konflik memuncak saat pihak pengelola asrama mengancam akan mengeluarkan siapa pun yang menciptakan keributan. Mereka berdua terpaksa menjalin kerja sama canggung untuk menutupi aksi masing-masing agar bisa tetap bertahan tinggal di tempat favorit mereka ini.
Persahabatan unik pun perlahan mulai tumbuh di antara keduanya di balik dinding tipis tersebut. Akankah mereka berhasil menemukan jalan tengah, atau justru keributan ini menjadi awal dari hubungan yang tidak terduga di antara dua pribadi yang sangat berbeda?