Musim kedua ini kembali membawa kita ke kehidupan SMA Pertanian Ooezo yang penuh warna dan tantangan. Setelah melewati masa orientasi yang melelahkan, siswa-siswi kini dihadapkan pada realitas keras dunia agrikultur yang menuntut dedikasi fisik serta mental kuat.
Yugo Hachiken terus berjuang mencari jati diri di tengah lingkungan yang jauh dari kenyamanan kota. Ia kini mulai memahami bahwa kerja keras di peternakan bukan sekadar tentang nilai akademik, melainkan tentang menghargai nyawa dan sumber makanan.
Kedekatannya dengan Aki Mikage semakin berkembang seiring dengan tanggung jawab mereka di klub berkuda. Namun, tekanan dari keluarga dan ekspektasi masa depan mulai menghantui pikiran mereka, membuat hubungan keduanya menjadi canggung sekaligus manis.
Munculnya berbagai masalah tak terduga di peternakan memaksa Hachiken untuk lebih berani dalam mengambil keputusan krusial. Ia harus belajar bekerja sama dengan rekan-rekannya seperti Ichiro Komaba, yang juga tengah menghadapi cobaan besar dalam hidupnya.
Konflik batin dan tanggung jawab yang semakin berat menjadi inti perjalanan mereka musim ini. Akankah Hachiken menemukan impian sebenarnya di antara tumpukan jerami, atau justru ia akan kembali terjebak dalam keraguan tentang masa depan yang belum pasti?