Malam Natal di Tokyo yang dingin justru membawa keajaiban tak terduga bagi tiga tunawisma. Di tengah tumpukan sampah yang membeku, mereka menemukan seorang bayi mungil yang terlantar. Inilah awal mula perjalanan emosional penuh drama dalam balutan komedi kelam.
Gin, seorang mantan pesepeda yang hancur karena judi, memimpin kelompok ini dengan sikap keras namun perhatian. Ia ditemani Hana, seorang mantan waria yang punya hati emas dan keinginan kuat untuk menjadi ibu, serta remaja yang sangat keras kepala.
Ada pula Miyuki, gadis pelarian yang penuh rahasia dan menyimpan luka mendalam terhadap orang tuanya. Ketiganya terjebak dalam dinamika keluarga disfungsional yang unik, berdebat dan bertengkar, namun tetap saling menjaga demi keselamatan sang bayi.
Mencari orang tua kandung sang bayi menjadi misi berbahaya yang menguji batas fisik dan mental mereka. Di jalanan kota yang kejam, mereka harus menghadapi masa lalu masing-masing yang kelam, perlahan membuka topeng ego yang selama ini menutupi jati diri mereka.
Pertemuan demi pertemuan tak sengaja membawa mereka pada teka-teki yang semakin rumit. Keajaiban natal bukan sekadar tentang menemukan orang tua si bayi, melainkan tentang kesempatan kedua bagi tiga jiwa yang tersesat untuk kembali percaya pada kemanusiaan.