Tomoya Okazaki dan Nagisa Furukawa akhirnya lulus SMA, dan bareng-bareng mereka ngerasain gimana serunya sekaligus emosionalnya masa-masa pendewasaan. Karena Tomoya sempat bingung nentuin masa depan, dia akhirnya belajar pentingnya kerja keras dan ngerasain banget dukungan dari Nagisa. Berkat dedikasi dan kekompakan mereka, pasangan ini terus berjuang buat ngadepin masalah masing-masing, makin akrab sama teman-teman lama, sekaligus ngebangun hubungan baru.
Waktu juga terus berjalan di Dunia Ilusi. Pas padang rumput mulai kerasa dingin gara-gara musim dingin yang datang, Gadis Ilusi dan Boneka Sampah dihadapkan sama situasi sulit yang akhirnya ngebuka rahasia tentang tujuan asli dunia tersebut.
Perjalanan mereka berdua bener-bener jadi ujian buat hati, nunjukin kalau setiap perjuangan, entah itu di dunia nyata atau dunia fantasi, punya makna mendalam yang bakal ngebentuk masa depan mereka selamanya.
Sebuah apartemen megah menyimpan misteri kelam yang menjebak penghuninya dalam siklus waktu tak berujung. Di balik kemegahan arsitekturnya, bangunan ini menjadi panggung bagi fenomena supranatural aneh yang membuat realitas berputar tanpa henti dalam spiral kematian.
Tomoe Enjou adalah seorang pemuda pelarian yang tersesat di labirin bangunan ini. Ia pun bertemu dengan Shiki Ryougi, gadis dengan mata mistis yang mampu melihat garis kematian, saat mereka terjebak dalam jebakan mematikan sang arsitek keji.
Kedekatan mereka terjalin di tengah situasi mencekam, mengungkap trauma masa lalu sang pemuda yang kelam. Sementara itu, Mikiya Kokutou terus berupaya mencari kebenaran, menelusuri rahasia gedung tersebut demi menyelamatkan mereka yang terjebak di sana.
Munculnya Souren Araya sebagai dalang di balik semua kekacauan ini membawa ancaman besar. Ia terobsesi dengan konsep asal-usul manusia, menggunakan kehidupan para penghuni apartemen sebagai kelinci percobaan dalam eksperimennya yang sangat tidak manusiawi.
Kini pertarungan filosofis dan fisik pun tak terelakkan di balik dinding gedung yang menolak hukum alam. Akankah mereka berhasil memutus rantai spiral tersebut atau justru tersesat selamanya dalam kebohongan eksistensi yang dirancang oleh pikiran seorang psikopat?