Dunia fantasi urban yang gelap kembali memanggil saat kekuatan kuno bangkit. Seri ini menyajikan perpaduan aksi supranatural dan drama romantis yang intens, membawa penonton ke dalam pengejaran misteri mistis yang menguji batas antara nyawa manusia dan keabadian.
Pai, seorang gadis dari ras Sanjiyan yang memiliki mata ketiga, berjuang menjaga kemanusiaannya. Di sisi lain, Yakumo Fujii terikat takdir sebagai pelayan abadi yang bertugas melindunginya meski harus mempertaruhkan nyawa setiap saat.
Keduanya kini terjebak dalam pusaran konflik melawan iblis legendaris yang mengancam keseimbangan dunia. Hubungan mereka yang unik tumbuh dari ketergantungan magis menjadi ikatan emosional yang dalam, namun penuh dengan keraguan akan masa depan mereka berdua.
Munculnya antagonis baru yang licik memaksa mereka melakukan perjalanan berbahaya melintasi dimensi. Benares, sang musuh bebuyutan, terus menebar teror demi ambisi jahatnya, menantang kesetiaan Yakumo dalam melindungi sang tuan yang sangat ia sayangi sekarang.
Pertempuran demi kehormatan dan rahasia mata ketiga akan mencapai titik didih di sini. Akankah cinta dan pengabdian cukup kuat untuk mengalahkan takdir kelam yang telah tertulis sejak ribuan tahun lalu bagi dua insan yang terikat oleh kutukan abadi ini?
Dunia modern sedang terancam oleh kebangkitan bibit iblis yang menebar kekacauan. Di tengah kekacauan ini, rahasia kuno yang telah lama terkubur kini mulai terkuak. Sebuah kekuatan supranatural bangkit dari balik sejarah kelam, menuntut keberanian untuk menghadapi entitas jahat yang berusaha menguasai bumi dengan cara yang sangat kejam.
Seorang gadis muda pemberani bernama Chiaki Enno memikul tanggung jawab besar sebagai pewaris kekuatan leluhur. Dia terpaksa membangkitkan sosok iblis legendaris untuk menjadi pelindungnya. Namun, hubungan keduanya tidaklah mudah, karena sang pelindung dikenal memiliki sifat sangat keras kepala dan liar.
Iblis perkasa bernama Zenki pun kembali ke dunia manusia dalam bentuk anak kecil yang menyebalkan. Ia harus dipanggil menggunakan gelang sakti agar bisa berubah ke wujud sejatinya yang mengerikan. Meskipun awalnya saling membenci, keduanya harus menjalin kerja sama demi menghadapi musuh.
Konflik batin sering terjadi karena ego yang saling beradu di antara mereka. Sang iblis sering kali menolak perintah, sementara sang gadis harus berusaha keras mengendalikan kekuatannya. Sinergi antara amarah sang iblis dan tekad suci sang gadis menjadi satu-satunya harapan tersisa bagi dunia.
Pertarungan epik melawan para iblis jahat pun tak terelakkan di setiap sudut kota. Mereka harus mengesampingkan perbedaan kepribadian demi menyelamatkan umat manusia dari kehancuran total. Ikatan tak terduga ini diuji dalam setiap pertempuran demi menjaga kedamaian dunia dari ancaman kegelapan yang abadi.
Dunia modern mendadak mencekam saat monster legendaris bernama Aragami muncul dari mitos kuno untuk mengacaukan Jepang. Ancaman supernatural ini membawa kekacauan besar, memaksa pemerintah membentuk tim rahasia khusus guna menahan serangan makhluk mengerikan tersebut.
Gadis SMA biasa bernama Momiji Fujimiya tiba-tiba terjebak dalam konflik mematikan ini. Ia ternyata memiliki hubungan darah dengan garis keturunan Kushinada yang legendaris, menjadikannya target utama para monster yang lapar akan kekuatan mistisnya.
Seorang agen pemerintah yang dingin bernama Mamoru Kusanagi ditugaskan untuk melindunginya. Meski awalnya terlihat kaku dan penuh rahasia, ikatan di antara mereka tumbuh kuat seiring perjuangan melawan Aragami yang semakin brutal dan sulit dikendalikan.
Dinamika hubungan mereka sering memicu ketegangan karena perbedaan sifat yang kontras. Mamoru berjuang dengan kemanusiaannya sendiri sebagai sosok sibernetik, sementara Momiji harus beradaptasi menghadapi takdir berat sebagai kunci keselamatan seluruh umat manusia.
Pertempuran demi pertempuran menuntut mereka untuk mengungkap rahasia di balik silsilah kuno yang tersembunyi. Mereka harus menghadapi musuh yang licik demi mencegah kehancuran total, sambil mencari tahu apakah takdir dapat diubah oleh tangan manusia biasa.