Dua gadis dengan nama panggilan sama menempuh takdir yang bertabrakan saat berada di kereta menuju Tokyo. Di tengah dinginnya kota metropolitan, mereka berjanji mengejar impian meski harus menghadapi kerasnya realitas hidup yang penuh dengan ambisi.
Nana Komatsu adalah sosok naif yang selalu jatuh cinta dengan mudah demi mencari kebahagiaan. Sifatnya yang ceroboh dan manja kontras dengan keteguhan hati serta gaya rock n roll yang dimiliki oleh vokalis band punk yang tangguh bernama Nana Osaki.
Keduanya memutuskan berbagi apartemen, membentuk ikatan persahabatan unik di antara gemerlap panggung musik dan percintaan rumit. Kehadiran mereka saling melengkapi, sekaligus menjadi pengingat pahit bahwa dunia dewasa tidak seindah ekspektasi awal.
Hubungan mereka kian diuji saat masa lalu yang kelam muncul kembali, membawa konflik emosional yang menguras air mata. Ren Honjo, sosok pria dari masa lalu, hadir memberikan tekanan batin yang memaksa mereka memilih antara cinta atau karier.
Dinamika persahabatan ini membawa mereka pada pencarian jati diri di tengah hiruk-pikuk kota yang tak pernah tidur. Kisah ini mengeksplorasi betapa rapuhnya mimpi dan cinta, menantang kedewasaan karakter utama saat menghadapi badai hidup yang tak terduga.