Dunia masa depan di Tokyo berubah drastis berkat kehadiran robot raksasa yang disebut Labor. Namun, teknologi canggih ini juga memicu kejahatan baru yang memaksa kepolisian membentuk unit khusus. Di sinilah Divisi Dua beraksi, menghadapi ancaman kriminal bersenjata berat.
Sosok Noa Izumi menjadi jantung cerita dengan kecintaannya yang obsesif terhadap robot kesayangannya, Alphonse. Meski terlihat ceria, ia memikul tanggung jawab besar sebagai pilot handal yang harus menyeimbangkan kehidupan sehari-hari dengan tugas patroli.
Hubungan intens terjadi saat sang atasan, Kiichi Goto, mengamati timnya dengan gaya tenang namun misterius. Ia harus menengahi sifat keras kepala Isao Ohta, pilot yang temperamental, serta ketegangan emosional yang sering muncul di dalam markas Divisi Dua.
Konflik memuncak saat berbagai konspirasi teknologi mulai mengancam keamanan kota. Mereka bukan hanya melawan penjahat biasa, melainkan juga intrik politik yang licik. Setiap misi menuntut koordinasi sempurna, meski seringkali diwarnai kekacauan akibat ulah konyol anggota.
Tema persahabatan dan dilema moral pun mewarnai perjuangan mereka menjaga keadilan di tengah kepungan baja. Apakah mereka sanggup mempertahankan integritas unit di tengah dunia yang makin korup? Semua terjawab dalam aksi penuh ketegangan serta dramatisasi kehidupan para pilot.
Dunia penuh kekerasan di Planet Vegeta dikuasai oleh tirani kejam. Bangsa Saiyan dipaksa menjadi budak untuk menaklukkan planet lain demi kepentingan sang penguasa galaksi yang haus darah. Di balik semua kehancuran ini, sebuah konspirasi gelap mulai muncul.
Sosok prajurit kelas rendah bernama Bardock menjadi pusat cerita yang penuh tensi. Sebagai ayah dari seorang bayi yang kelak mengubah nasib semesta, ia memiliki kepribadian keras namun menyimpan loyalitas mendalam terhadap rekan-rekan tim seperjuangannya.
Ketika rekan-rekannya dikhianati secara licik oleh pasukan Frieza, tekadnya berubah drastis menjadi misi balas dendam. Perasaannya campur aduk antara duka yang mendalam atas kematian sahabat dan kemarahan besar karena menyadari nasib buruk bangsanya sendiri.
Di tengah keputusasaan yang melanda, ia berjuang sendirian melawan arus nasib. Ia menantang takdir dengan memikul harapan terakhir bagi masa depan anaknya, Goku, yang dikirim pergi jauh. Langkahnya menjadi simbol pemberontakan melawan kekuatan besar.
Pertempuran epik menanti di orbit planet saat ia harus berhadapan dengan pasukan elite lawan. Dengan luka di tubuh dan tekad baja, ia terbang menembus kepungan musuh, mencoba mengubah masa depan yang kelam dengan sisa kekuatan yang ia miliki demi kehormatan.
Tahun 2808, Oedo menjadi megacity futuristik yang mencekam di bawah bayang-bayang teknologi tinggi. Kejahatan cyber merajalela, memaksa kepolisian membentuk unit khusus berisi narapidana berbahaya. Mereka dipaksa bekerja demi mengurangi masa tahanan mereka.
Pemerintah memasang kerah peledak di leher mereka untuk memastikan kepatuhan mutlak. Sengoku, sosok pemberontak yang kasar, harus memimpin tim di tengah situasi mematikan. Dia adalah pria tangguh yang benci dikekang namun terpaksa menuruti perintah polisi.
Di sisinya ada Gogul, seorang hacker jenius yang bisa menembus pertahanan sistem tercanggih sekalipun. Dia tenang dan logis, bertolak belakang dengan sifat impulsif rekannya. Mereka sering berselisih paham, namun tetap harus bekerja sama demi bertahan hidup.
Terakhir ada Benten, kriminal dengan penampilan feminin yang mematikan dan kelincahan luar biasa. Gaya bertarungnya yang elegan menyembunyikan sisi gelap dan masa lalu kelam. Ketiganya terjebak dalam dinamika tim yang penuh ego, ketegangan, dan kecurigaan.
Misi mereka seringkali berujung pada konspirasi besar yang mengancam stabilitas kota. Mereka harus berpacu dengan waktu sebelum kerah peledak di leher mereka meledak. Di dunia tanpa ampun ini, mereka berjuang keras mencari arti kebebasan di tengah korupsi.