Di masa depan, sistem Sibyl mengawasi kondisi mental setiap warga Jepang secara konstan. Angka Psycho-Pass yang tinggi menandakan potensi kriminalitas, membuat mereka harus disingkirkan atau direhabilitasi paksa demi menjaga kedamaian kota yang distopia.
Akane Tsunemori baru saja bergabung sebagai inspektur kepolisian. Ia memiliki idealisme tinggi dan keinginan untuk menegakkan keadilan sejati, namun dunia di lapangan ternyata jauh lebih kelam daripada apa yang dipelajarinya di akademi kepolisian.
Ia harus bekerja sama dengan Shinya Kogami, seorang penegak hukum yang memiliki masa lalu traumatis. Meskipun mereka berada di pihak yang sama, cara pandang mereka terhadap moralitas dan sistem sering kali bertolak belakang secara sangat tajam.
Kehadiran Shogo Makishima sebagai dalang di balik berbagai kejahatan keji mulai mengguncang tatanan masyarakat. Pria ini sangat berbahaya karena sistem Sibyl tidak bisa mendeteksi niat jahatnya, menjadikannya ancaman nyata yang sangat sulit ditangkap.
Ketegangan memuncak ketika batas antara keadilan dan tirani menjadi kabur. Akane harus mempertanyakan apakah sistem Sibyl benar-benar pelindung kemanusiaan atau justru penjara yang mengurung kehendak bebas manusia dalam aturan yang sangat kaku dan dingin.
Dunia Edo yang futuristik kini dikuasai oleh para alien bernama Amanto, memaksa penduduk lokal tunduk pada teknologi asing. Di tengah kekacauan politik dan absurditas sehari-hari, sebuah agensi serba bisa mencoba bertahan hidup dengan menerima pekerjaan apa pun demi uang.
Gintoki Sakata, sang samurai legendaris yang malas, memimpin Shinpachi dan Kagura dalam petualangan konyol. Meski sering bertengkar, ikatan mereka tumbuh kuat menghadapi ancaman para musuh berbahaya yang ingin menghancurkan kedamaian kota dan masa lalu kelam.
Konflik memanas saat organisasi gelap mulai bergerak, menguji kesetiaan dan keberanian para tokoh utama kita. Rahasia kelam dari masa lalu Gintoki mulai terkuak, memaksa mereka memilih antara melindungi rekan atau mengorbankan segalanya demi prinsip hidup.
Ketegangan meningkat saat musuh masa lalu kembali membawa ancaman yang tak terelakkan bagi para warga Edo. Setiap anggota agensi dipaksa menghadapi ketakutan terdalam mereka, membuktikan bahwa tawa dan tangis adalah bagian tak terpisahkan dari perjuangan.
Pertarungan epik pun pecah, menguji batas kemampuan fisik dan mental mereka di ambang kehancuran. Apakah mereka sanggup mempertahankan jalan hidup samurai di era modern ini, ataukah semuanya akan berakhir menjadi kenangan pahit yang terkubur oleh waktu?