Dunia berada di ambang kehancuran total saat organisasi NERV dikepung oleh pasukan militer yang ingin melenyapkan segalanya. Suasana mencekam menyelimuti markas bawah tanah ini, di mana umat manusia kini harus menghadapi ancaman kepunahan akibat konspirasi besar.
Di tengah kekacauan, Shinji Ikari mengalami kehancuran mental yang parah akibat beban tugas sebagai pilot. Ia merasa terjebak dalam pusaran konflik eksistensial yang membuatnya meragukan arti hidup, harga diri, serta posisinya di dalam dunia yang kian rusak.
Sementara itu, Asuka Langley Soryu berjuang bangkit dari trauma masa lalunya demi mempertahankan harapan terakhir. Hubungan mereka yang penuh ketegangan mencerminkan ketidakmampuan untuk saling memahami, memperdalam luka batin di tengah perang robot raksasa.
Di sisi lain, Rei Ayanami menyimpan misteri yang bakal menentukan nasib seluruh penghuni bumi. Sosoknya yang dingin dan penuh teka-teki menjadi kunci utama bagi rencana yang disusun oleh Gendo Ikari untuk mengubah esensi kemanusiaan selamanya.
Ketegangan memuncak saat batas antara realitas dan mimpi mulai memudar, memaksa para pilot menghadapi ketakutan terdalam mereka. Perjuangan untuk bertahan hidup kini berubah menjadi perjalanan spiritual yang mempertanyakan esensi jiwa serta kesepian manusia.
Dunia fantasi epik ini membawa kita pada pertikaian brutal antara alam liar yang mistis dan kemajuan industri manusia. Saat hutan kuno mulai terancam oleh serakahnya peradaban, dewa-dewa binatang murka dan siap menuntut balas demi menjaga tanah suci mereka.
Seorang pangeran muda bernama Ashitaka terpaksa melakukan perjalanan jauh setelah terkena kutukan mematikan. Demi mencari obat penawar, ia terjebak di tengah pusaran perang yang menghancurkan jiwa antara pihak manusia dan para pelindung hutan tersebut.
Di sisi lain, muncul sosok San, gadis tangguh yang dibesarkan oleh serigala. Ia membenci manusia setengah mati dan mendedikasikan hidupnya untuk menghancurkan mereka. Pertemuan tak terduga antara mereka berdua memicu dinamika rasa benci sekaligus simpati.
Sementara itu, Lady Eboshi memimpin kota besi dengan ambisi besar untuk menundukkan alam. Ia adalah sosok pemimpin visioner namun kejam yang memicu kemarahan hutan. Konflik kepentingannya dengan sang gadis hutan menjadi bensin yang membakar perang besar.
Ketegangan memuncak saat keserakahan bertemu dengan murka alam yang tidak terbendung. Mampukah empati menjembatani jurang perbedaan, atau justru dunia akan musnah karena kebencian? Sebuah mahakarya tentang keberlangsungan hidup dan harga sebuah peradaban.