Abis berhasil menang dramatis melawan SMA Aoba Jousai, SMA Karasuno—yang dulunya sempat diejek sebagai "raksasa yang jatuh" atau "gagak yang gak bisa terbang"—akhirnya sukses melaju ke babak final Turnamen Musim Semi. Tapi, langkah mereka buat bisa dapet tiket ke turnamen nasional bener-bener dihadang tembok raksasa. Karasuno kudu wajib mengalahkan sekolah unggulan nomor satu, Akademi Shiratorizawa, yang terkenal sebagai raja terakhir di prefektur mereka.
Rintangan paling mematikan buat Karasuno adalah ace andalan Shiratorizawa, Wakatoshi Ushijima. Cowok ini bukan cuma pemain nomor satu di Prefektur Miyagi, tapi juga masuk dalam jajaran tiga besar ace terbaik di seluruh Jepang yang pukulannya setara monster. Cuma tim terkuat yang bisa lolos ke tingkat nasional, dan karena laga ini adalah kesempatan terakhir bagi anak-anak kelas tiga buat main di nasional, Karasuno gak punya pilihan selain ngeluarin semua modal teknik yang udah mereka pelajari selama kamp pelatihan kemarin.
Baku hantam di lapangan voli ini dipastikan bakal berjalan super menegangkan, penuh tensi, sekaligus bikin merinding. Berbekal kombinasi serangan cepat Hinata-Kageyama dan pertahanan solid yang digalang Tsukishima, Karasuno bakal berjuang mati-matian buat menumbangkan sang raja. Pertempuran antara sang gagak melawan burung elang putih pun resmi dimulai!
Dunia profesional shogi yang dingin dan penuh tekanan menjadi panggung utama drama kehidupan ini. Di balik papan permainan yang strategis, tersimpan kisah perjuangan emosional seseorang yang berusaha bertahan hidup di tengah kesepian yang menusuk kalbu.
Sosok Rei Kiriyama adalah seorang remaja jenius yang meniti karier sebagai pemain shogi profesional. Hidupnya terasa hampa dan terisolasi dari dunia luar, ia terjebak dalam pusaran tekanan mental yang berat akibat ekspektasi orang-orang di sekitarnya.
Takdir mempertemukannya dengan tiga saudari penyayang, yakni Akari Kawamoto, Hinata Kawamoto, dan Momo Kawamoto. Kehangatan rumah mereka perlahan mencairkan hati Rei yang beku, memberikan pelabuhan bagi jiwa yang sedang lelah berlari sendirian.
Hubungan mereka tumbuh menjadi ikatan keluarga yang tak terduga, menyeimbangkan kehidupan Rei yang penuh rivalitas dengan Kyoko Koda yang manipulatif. Persaingan sengit di atas papan shogi sering kali mencerminkan pergulatan batin yang ia alami setiap hari.
Di balik bidak catur Jepang, Rei belajar memaknai arti sebuah rumah dan kasih sayang. Serial ini mengajak kita merenungi bagaimana rasa sakit dan harapan beradu, serta perjuangan seorang individu untuk menemukan cahaya di tengah kehidupan yang terasa kelam.