Di semesta futuristik yang surealis, ingatan manusia bisa disimpan dalam chip memori dan diperjualbelikan layaknya komoditas biasa. Kematian fisik bukan lagi akhir segalanya, karena jiwa bisa dipindahkan ke tubuh baru, menciptakan ketimpangan sosial yang brutal.
Seorang pemuda misterius bernama Kaiba terbangun di dunia yang asing dengan lubang di dadanya dan liontin berisi foto wanita yang tak ia kenali. Ia harus berkelana melintasi planet demi planet sambil berusaha menyusun kembali kepingan jati dirinya yang hilang.
Dalam perjalanan penuh risiko itu, ia bertemu dengan Neiro, seorang pemberontak yang memiliki koneksi emosional dengan masa lalunya. Keduanya terjebak dalam pusaran konspirasi gelap yang melibatkan pencurian identitas serta manipulasi memori kelas atas.
Karakter lain seperti Popo, pemimpin gerakan bawah tanah, menjadi kunci penting dalam mengungkap kebusukan sistem yang mengeksploitasi nyawa kaum jelata. Hubungan mereka kian rumit saat rahasia kelam mulai tersingkap di balik topeng kehidupan yang palsu.
Konflik batin tentang arti keberadaan dan kemanusiaan akan diuji di tengah kehancuran identitas. Mampukah ia meraih kembali kebenaran sebelum ingatannya terhapus selamanya oleh kuasa korup yang mengendalikan takdir semesta demi ambisi pribadi yang sangat egois?