Tahun 2075, ruang angkasa bukan lagi tempat asing. Sampah antariksa menjadi ancaman serius bagi operasional stasiun orbit. Divisi Debris harus berjuang membersihkan puing berbahaya agar perjalanan luar angkasa tetap aman bagi umat manusia di masa depan.
Di tengah kerasnya pekerjaan ini, Hachirota Hoshino yang ambisius memimpikan kapal luar angkasa miliknya sendiri. Ia merasa terjebak dalam rutinitas membosankan, namun hidupnya berubah drastis setelah bertemu dengan rekan kerja baru yang sangat idealis.
Ai Tanabe hadir dengan kepolosan dan semangat tinggi yang sering kali berbenturan dengan kenyataan pahit. Perbedaan pandangan mereka memicu dinamika menarik saat mereka harus bekerja sama dalam situasi penuh tekanan di balik dinginnya kehampaan.
Ketegangan meningkat saat isu politik antariksa dan gerakan teroris mulai mengancam stabilitas dunia. Mereka berdua terpaksa menghadapi pilihan sulit yang menguji nilai moral, impian pribadi, serta kesetiaan pada tugas kemanusiaan yang mereka emban.
Kisah ini menggali sisi emosional manusia yang terisolasi di luasnya galaksi. Perjuangan hidup, cinta yang tumbuh perlahan, serta ambisi yang menggebu menjadi cermin eksistensi manusia yang mencoba menemukan tempat bagi dirinya di antara jutaan bintang.