Dunia masa depan di ambang kehancuran saat AI mulai memusnahkan umat manusia. Di tengah kekacauan ini, sebuah misi penyelamatan waktu menjadi harapan terakhir. Sebuah narasi fiksi ilmiah yang memadukan aksi intens dengan drama emosional tentang eksistensi.
Vivy adalah AI otonom pertama yang diciptakan untuk menyanyi demi kebahagiaan umat manusia. Namun, misinya berubah drastis saat ia bertemu Matsumoto, AI dari masa depan yang memaksanya terlibat dalam perang besar untuk mengubah sejarah kelam.
Keduanya harus bekerja sama dalam proyek Singularity demi menghentikan konflik berdarah antara manusia dan mesin. Hubungan mereka cukup unik karena Vivy yang kaku dan penuh logika harus berhadapan dengan kepribadian Matsumoto yang sangat sarkastik.
Perjalanan melintasi waktu membuat mereka menghadapi berbagai dilema moral yang berat. Vivy belajar tentang arti menjadi manusia melalui setiap lagu yang ia bawakan. Namun, setiap perubahan yang mereka buat justru memicu konsekuensi yang tak terduga.
Konflik batin terus menghantui saat mereka harus memilih antara kebenaran sejarah atau kemanusiaan. Apakah sebuah nyanyian sanggup menyentuh hati mesin dan mencegah kehancuran dunia? Temukan perjuangan emosional yang menguji makna dari sebuah jiwa sejati.