Jadi, Ergo Proxy itu bisa dibilang entitas yang super misterius dan punya beban hidup yang berat banget. Awalnya dia cuma dianggap sebagai sosok legenda atau monster mitos di kota Romdo, tapi ternyata dia punya kaitan yang sangat dalam sama eksistensi manusia di dunia post-apocalyptic itu. Dia bukan sekadar makhluk biasa, tapi semacam manifestasi dari kesadaran yang terbuang dan punya kekuatan yang bikin siapa pun bakal gemeteran kalau berhadapan langsung.
Perjalanan dia makin seru pas dia mulai berinteraksi sama Vincent Law. Hubungan mereka ini unik banget karena mereka sebenarnya dua sisi dari satu koin yang sama. Si Vincent yang tadinya kelihatan cuma imigran biasa yang nggak tahu apa-apa, akhirnya harus nerima kenyataan pahit kalau dia adalah wadah buat si Ergo Proxy ini. Ini yang bikin plot ceritanya jadi makin mind-blowing, apalagi pas mereka mulai bareng sama Re-l Mayer buat ngungkapin rahasia di balik kubah tempat mereka tinggal.
Intinya, dia ini adalah perwujudan dari rasa benci dan rindu manusia terhadap pencipta mereka sendiri. Sepanjang cerita, dia terus-terusan berjuang buat nyari jawaban atas eksistensinya yang penuh trauma. Meskipun perjalanannya gelap dan bikin pusing, tapi nggak bisa dipungkiri kalau Ergo Proxy adalah kunci utama buat ngebongkar konspirasi besar yang ngejebak umat manusia dalam kebohongan selama bertahun-tahun.