Kalau ngomongin soal Ryuuta Kondou, pasti langsung inget sama sosok bocah yang mukanya mirip banget sama Gen Nakaoka. Awalnya mereka ketemu pas Ryuuta lagi berusaha bertahan hidup sendirian setelah keluarganya jadi korban tragedi bom atom di Hiroshima. Nasib emang bikin mereka jadi akrab, apalagi karena mereka sama-sama kehilangan orang tersayang dan harus berjuang keras buat cari makan di tengah kota yang hancur lebur.
Ryuuta itu orangnya bener-bener tangguh meski badannya kecil. Dia sempat punya masa lalu yang agak kelam karena harus ikut kelompok yakuza cilik demi menyambung hidup. Untungnya, pertemuannya dengan Gen ngebawa perubahan besar buat hidupnya. Mereka berdua jadi kayak saudara yang nggak terpisahkan, saling jaga satu sama lain pas lagi susah-susahnya cari sisa makanan atau barang bekas demi bertahan sampai hari esok.
Secara kepribadian, Ryuuta ini karakternya sangat setia kawan. Dia tipe orang yang rela ngelakuin apa aja buat temen dekatnya, bahkan kalau situasinya bahaya sekalipun. Kehadiran dia di sepanjang cerita jadi bukti nyata gimana anak-anak zaman dulu punya mental baja buat bangkit dari trauma perang yang sebegitu parahnya. Dia bukan cuma sekadar karakter sampingan, tapi simbol harapan di tengah keputusasaan.