Kalau kita bicara soal sosok ibu yang super tangguh, Kimie Nakaoka jelas jadi salah satu yang paling membekas di ingatan. Dia adalah tulang punggung keluarga Gen Nakaoka yang harus bertahan hidup di masa sulit Perang Dunia II. Meskipun hidupnya susah banget karena keluarganya sering dicap pengkhianat oleh warga lain cuma karena nggak setuju sama perang, dia tetap tegar dan selalu berusaha bikin suasana rumah jadi tempat yang paling aman buat anak-anaknya.
Puncak ujian hidupnya terjadi pas tragedi bom atom di Hiroshima. Bayangin aja, dia harus kehilangan suami dan sebagian anaknya dalam sekejap mata. Meskipun dalam kondisi hamil tua dan badannya babak belur, Kimie nggak mau menyerah gitu aja. Dia tetap berjuang keras buat cari makan dan membesarkan sisa anaknya di tengah reruntuhan kota yang hancur lebur, bahkan dia sempat berjuang sendirian buat melahirkan bayinya di situasi yang benar-benar mustahil.
Sifatnya yang kalem tapi punya mental sekuat baja bikin dia jadi jangkar bagi Gen. Dia selalu jadi pengingat buat anak-anaknya untuk tetap menjadi manusia yang berjiwa besar meski dunia lagi jahat-jahatnya. Perjalanan hidup Kimie bukan cuma soal bertahan dari radiasi atau kelaparan, tapi juga soal kasih sayang seorang ibu yang nggak ada habisnya buat melindungi masa depan anak-anaknya.