Kenalin nih, Kanta Senou, seorang bocah polos yang tinggal di Pulau Shikotan bareng kakaknya, Junpei. Hidupnya yang tadinya tenang dan penuh keceriaan mendadak berubah drastis pasca Perang Dunia II, waktu wilayah mereka diduduki oleh tentara Uni Soviet. Kanta yang masih kecil harus beradaptasi dengan situasi yang asing dan mencekam, di mana hidup nggak lagi sebebas dulu.
Sebagai anak bungsu, Kanta sangat mengidolakan kakaknya. Dia selalu mencoba tegar meski harus menghadapi kenyataan pahit kayak kehilangan tempat tinggal, kelaparan, sampai dipisahkan dari orang-orang tersayang. Persahabatannya dengan Tanya, anak dari komandan Soviet, jadi momen yang paling berkesan karena nunjukin kalau rasa sayang itu bisa melampaui batas negara dan perbedaan bahasa.
Perjalanan hidup Kanta bener-bener nyesek tapi juga inspiratif banget. Dia belajar tentang arti kehilangan, ketabahan, dan pentingnya menjaga harapan di tengah kondisi yang serba sulit. Meskipun dunia sekelilingnya berubah jadi kacau, jiwa polos dan semangat pantang menyerah dalam diri Kanta tetap jadi pengingat betapa berharganya arti keluarga dan kenangan masa kecil.