Jadi, si Kandata ini adalah seorang penjahat sadis yang hidupnya penuh dengan dosa. Karena kelakuannya yang kejam, dia akhirnya dijebloskan ke dalam neraka yang panasnya minta ampun. Tapi, di tengah penderitaannya itu, Sang Buddha yang lagi jalan-jalan di sekitar kolam teratai ngeliat kalau Kandata dulu pernah melakukan satu kebaikan kecil, yaitu nggak jadi menginjak laba-laba. Karena itulah, dia dapet kesempatan buat keluar dari neraka.
Sang Buddha pun nurunin seutas benang laba-laba perak dari surga tepat di depan Kandata. Si penjahat ini langsung semangat banget, dia manjat benang itu sekuat tenaga biar bisa lepas dari siksaan api neraka. Bayangin aja, ini kesempatan sekali seumur hidup buat dia kabur dari tempat yang super mengerikan itu ke tempat yang lebih tenang.
Sayangnya, watak asli Kandata emang susah diubah. Pas dia liat penjahat lain ikutan manjat di bawahnya, dia malah teriak supaya mereka turun karena takut benangnya putus. Karena sikap egoisnya itulah, benang tersebut langsung putus dan dia pun jatuh balik ke dasar neraka. Ceritanya jadi pengingat banget kalau keserakahan itu bener-bener bisa ngebawa celaka diri sendiri.