Kalau bicara soal Torway Remion, dia ini adalah definisi anak orang hebat yang hidupnya penuh tekanan. Datang dari keluarga Remion yang sudah turun-temurun punya reputasi sebagai penembak jitu legendaris di kekaisaran, dia sering banget dibanding-bandingkan sama kakak-kakaknya. Makanya, wajar banget kalau awalnya dia kelihatan kayak orang yang kurang percaya diri dan agak pendiam pas pertama kali masuk akademi militer.
Tapi jangan salah, kemampuannya itu nggak main-main, lho. Setelah dia mulai sering nongkrong bareng Ikta Solork dan kawan-kawan lainnya, mentalnya pelan-pelan jadi makin kuat. Dia mulai nemuin motivasi diri sendiri, bukan lagi cuma sekadar menuruti ekspektasi keluarga. Skill menembaknya yang super akurat dengan senapan laras panjangnya pun makin sering jadi penentu kemenangan tim di medan perang.
Singkatnya, perjalanan hidup Torway itu bener-bener proses pendewasaan yang keren banget. Dari yang awalnya cuma bisa nurut sama tradisi keluarga, dia akhirnya tumbuh jadi prajurit tangguh yang punya prinsip sendiri. Meskipun karakternya kalem, dia adalah sosok sahabat yang bisa diandelin banget pas situasi lagi genting, bikin dia jadi salah satu anggota tim yang paling berharga.
Sinopsis