Kalau ngomongin soal Matthew Tetdrich, pasti langsung kepikiran sosok sahabat yang paling bisa diandelin di sepanjang cerita. Dia ini salah satu kawan deketnya Ikta Solork sejak mereka masih di akademi militer. Beda sama Ikta yang jenius tapi males-malesan, Matthew itu tipikal cowok yang jauh lebih normal, tenang, dan selalu berusaha jadi penyeimbang di antara teman-temannya yang punya kepribadian unik.
Meskipun Matthew sering merasa minder karena merasa nggak punya kelebihan yang mencolok atau kejeniusan taktis kayak Ikta, sebenernya dia itu prajurit yang solid banget. Dia punya loyalitas tanpa batas dan selalu ada buat ngasih dukungan moral pas keadaan lagi genting. Dia nggak cuma sekadar jadi pengikut, tapi dia bener-bener tulus peduli sama keselamatan rekan-rekannya, terutama sama Yatorishino Igsem dan kawan-kawan lainnya di pasukan.
Di medan perang yang kacau, Matthew Tetdrich berkembang jadi sosok yang makin matang dan punya insting tajam. Dia belajar banyak hal lewat pengalaman pahit di garis depan, yang bikin mentalnya jadi makin kuat. Intinya sih, dia adalah 'lem' yang menyatukan grup mereka, sosok yang bikin tim itu tetap punya sisi manusiawi di tengah kerasnya dunia militer yang kejam.
Sinopsis