Kenalin nih, Bruno von Grannzreich, pangeran ketiga yang bener-bener definisi jenius di keluarga kerajaan. Dia ini tipe orang yang super ambisius dan selalu haus sama ilmu pengetahuan, makanya nggak heran kalau dia punya perpustakaan pribadi yang lengkap banget. Saking pintarnya, dia sempat merasa kalau dia adalah murid paling cerdas di istana dan susah banget buat nerima pendapat orang lain.
Tapi, hidupnya berubah total pas sosok tutor kerajaan bernama Heine Wittgenstein datang. Awalnya, Bruno sinis banget dan ngeremehin Heine karena dia ngerasa nggak perlu diajarin apa-apa lagi. Lewat berbagai debat sengit dan tantangan akademik yang dikasih Heine, akhirnya Bruno sadar kalau dunia itu luas banget dan dia masih harus banyak belajar hal-hal baru di luar buku-buku yang dia baca.
Seiring berjalannya waktu, Bruno jadi lebih rileks dan nggak terlalu kaku lagi. Dia mulai bisa akrab sama saudara-saudaranya, kayak Kai, Leonhard, dan Licht, bahkan dia jadi pengagum berat Viktor von Grannzreich sang raja. Sekarang, dia bukan cuma pangeran yang pintar, tapi juga sosok yang punya empati lebih besar dan siap buat jadi pemimpin yang bijak di masa depan.