Kalau dilihat sekilas, Kai von Grannzreich ini emang kelihatan serem banget, apalagi gara-gara tatapan matanya yang tajam dan sikapnya yang cenderung pendiam. Karena reputasinya sebagai 'pangeran yang suka kekerasan', banyak orang jadi takut duluan sebelum kenal dia. Padahal, aslinya dia itu cuma orang yang agak canggung dan emang kurang jago aja kalau harus basa-basi atau ngobrol sama orang lain.
Hidupnya mulai berubah pas ada Heine Wittgenstein, guru kerajaan yang super sabar, datang buat ngebimbing dia dan saudara-saudaranya. Heine sadar kalau di balik tampang sangarnya, Kai punya sisi yang lembut banget, terutama kalau udah ketemu sama hal-hal yang lucu atau berbulu kayak binatang. Pelan-pelan, dia mulai belajar buat lebih terbuka dan berani ngungkapin perasaan lewat cara-caranya sendiri yang unik.
Sekarang, dia udah jauh lebih pede dan mulai bisa berbaur dengan Bruno, Leonhard, dan Licht tanpa harus bikin suasana jadi tegang. Walaupun tetap irit bicara, Kai tuh sebenarnya kakak yang paling perhatian dan protektif banget sama adek-adeknya. Benar-benar definisi orang yang nggak bisa dinilai cuma dari sampulnya doang, karena hatinya tuh beneran tulus banget!