Dunia kerajaan yang megah menyimpan rahasia di balik pintu istana yang tertutup rapat. Kehidupan damai sang raja terusik oleh masalah suksesi yang rumit, sehingga ia memanggil seorang guru istimewa demi mendidik keempat pangeran yang sangat sulit diatur.
Sosok Heine Wittgenstein muncul dengan perawakan mungil yang sering disangka anak kecil. Ia adalah tutor kerajaan yang sangat cerdas, dingin, dan tegas, yang ditugaskan untuk mengubah perilaku para pangeran agar layak menduduki takhta kerajaan nanti.
Di sisi lain, ada Kai von Grannzreich yang pendiam, Bruno von Grannzreich sang jenius sombong, Leonhard von Grannzreich yang manja, serta Licht von Grannzreich si playboy. Mereka semua memiliki trauma dan ego yang sangat besar.
Hubungan mereka penuh ketegangan, di mana Heine harus menghadapi berbagai penolakan keras dari murid-muridnya yang keras kepala. Setiap pangeran menganggap posisi mereka sebagai beban, namun sang guru perlahan mengulik sisi manusiawi mereka yang tersembunyi.
Ikatan unik perlahan terbentuk saat mereka belajar tentang tanggung jawab dan kasih sayang. Mampukah sang tutor membawa perubahan bagi masa depan kerajaan, atau justru kepribadian para pangeran ini akan menghancurkan kedamaian istana selamanya?
Situasi istana kembali menghangat saat dua pangeran asing tiba-tiba muncul di kerajaan Grannzreich. Mereka menantang para pangeran lokal dengan kepribadian yang sangat agresif. Ketegangan pun tak terelakkan, memaksa pendidikan kerajaan kini diuji oleh ancaman baru.
Heine Wittgenstein, sang tutor kerajaan yang bertubuh mungil namun tegas, harus turun tangan menghadapi situasi pelik ini. Ia bertugas membimbing keempat muridnya agar tetap tenang, meski ia sendiri harus berhadapan dengan misteri masa lalu yang cukup rumit.
Kai von Grannzreich sang pangeran pendiam, Bruno von Grannzreich si jenius, Leonhard von Grannzreich yang atletis, serta Licht von Grannzreich yang karismatik, ditantang untuk membuktikan kelayakan mereka sebagai calon pemimpin masa depan.
Hubungan guru dan murid ini semakin dalam saat mereka belajar memahami tanggung jawab besar di balik takhta. Ivan Aleksandrovich Romano dan Eugene Aleksandrovich Romano, duo tamu asing tersebut, hadir membawa dinamika emosi yang sangat menekan mental.
Konflik batin dan adu strategi mewarnai hari-hari mereka di istana. Akankah bimbingan sang tutor mampu menyatukan perbedaan visi di antara para bangsawan muda tersebut, atau justru ancaman ini akan menghancurkan kedamaian yang sudah mereka bangun dengan penuh usaha?