Dunia remaja di Shonan tahun 90-an adalah tempat yang penuh adrenalin, baku hantam, dan hasrat untuk menjadi legenda jalanan. Di tengah kerasnya kehidupan geng motor, dua pemuda bertekad mengubah nasib mereka demi satu tujuan utama, yaitu melepas status perjaka.
Duo legendaris Eikichi Onizuka dan sahabat karibnya, Ryuji Danma, adalah pasangan berandalan yang disegani. Mereka bukan sekadar petarung tangguh, melainkan sahabat setia yang selalu bahu-membahu dalam menghadapi rival dari berbagai geng berbahaya.
Konflik mereka sering kali dipicu oleh ego masa muda yang meledak-ledak. Meski berkali-kali terlibat perkelahian brutal di jalanan kota, mereka tetap menyimpan impian konyol untuk memikat gadis-gadis cantik sambil berusaha bertahan hidup dari kejaran musuh-musuh.
Persahabatan mereka diuji oleh kehadiran berbagai sosok antagonis yang iri dengan reputasi hebat mereka. Keduanya harus membuktikan bahwa kekuatan kepalan tangan saja tidak cukup untuk menjadi penguasa sejati, mereka butuh nyali besar demi menjaga harga diri.
Dalam dinamika yang penuh aksi dan humor kental, mereka belajar tentang arti loyalitas dan pengorbanan. Petualangan masa muda yang liar ini bukan cuma tentang kekerasan, melainkan kisah pencarian jati diri di balik seragam sekolah dan deru mesin motor tua.
Tahun 2808, Oedo menjadi megacity futuristik yang mencekam di bawah bayang-bayang teknologi tinggi. Kejahatan cyber merajalela, memaksa kepolisian membentuk unit khusus berisi narapidana berbahaya. Mereka dipaksa bekerja demi mengurangi masa tahanan mereka.
Pemerintah memasang kerah peledak di leher mereka untuk memastikan kepatuhan mutlak. Sengoku, sosok pemberontak yang kasar, harus memimpin tim di tengah situasi mematikan. Dia adalah pria tangguh yang benci dikekang namun terpaksa menuruti perintah polisi.
Di sisinya ada Gogul, seorang hacker jenius yang bisa menembus pertahanan sistem tercanggih sekalipun. Dia tenang dan logis, bertolak belakang dengan sifat impulsif rekannya. Mereka sering berselisih paham, namun tetap harus bekerja sama demi bertahan hidup.
Terakhir ada Benten, kriminal dengan penampilan feminin yang mematikan dan kelincahan luar biasa. Gaya bertarungnya yang elegan menyembunyikan sisi gelap dan masa lalu kelam. Ketiganya terjebak dalam dinamika tim yang penuh ego, ketegangan, dan kecurigaan.
Misi mereka seringkali berujung pada konspirasi besar yang mengancam stabilitas kota. Mereka harus berpacu dengan waktu sebelum kerah peledak di leher mereka meledak. Di dunia tanpa ampun ini, mereka berjuang keras mencari arti kebebasan di tengah korupsi.