Dunia ini dihuni makhluk purba bernama Mushi yang tak kasat mata bagi manusia biasa. Mereka adalah entitas misterius yang terikat erat dengan inti kehidupan. Menggali batas antara alam dan realitas, perjalanan ini menyajikan kisah reflektif tentang eksistensi.
Seorang pengelana tenang bernama Ginko mendedikasikan hidupnya untuk meneliti Mushi. Dengan rambut perak dan rokok selalu di tangan, ia menjadi penghubung sekaligus penengah saat kehidupan manusia terganggu oleh fenomena supranatural yang sulit dijelaskan.
Konflik batin dan fisik sering muncul ketika ia bertemu orang-orang yang terjerat kutukan Mushi. Adashino, seorang dokter spesialis barang antik, sesekali membantunya. Keduanya berbagi pandangan unik tentang dunia yang penuh dengan keajaiban tersembunyi.
Setiap episode adalah lembaran baru penuh melankoli dan misteri mendalam. Melalui interaksi dengan berbagai warga desa, Ginko belajar bahwa manusia dan Mushi bukanlah musuh, melainkan bagian dari satu aliran besar kehidupan yang harus terus dijaga keseimbangannya.
Ketegangan memuncak saat fenomena alam yang aneh mulai mengancam harmoni dunia. Di tengah kabut rahasia dan takdir yang saling bertaut, kebijaksanaan menjadi senjata utama. Apakah mereka sanggup bertahan di antara keindahan yang mematikan dan misteri alam semesta?
Kousei Arima itu dulunya jago banget main piano sampai dijuluki 'Metronom Manusia' karena saking presisi dan sempurnanya. Gara-gara didikan keras ibunya yang disiplin abis, Kousei selalu menang di setiap kompetisi sampai bikin semua orang kagum sama bakatnya.
Tapi semuanya berubah pas ibunya meninggal dunia. Kousei jadi trauma berat sampai dia nggak bisa lagi dengar suara piano, yang akhirnya bikin dia berhenti total dari dunia musik. Sekarang, dia cuma jadi anak SMP biasa yang hidup tenang bareng dua sahabatnya, Tsubaki dan Ryouta, sambil berusaha buat berdamai sama masa lalunya.
Hidupnya yang tadinya hambar mendadak jadi ramai lagi pas dia ketemu Kaori Miyazono, pemain biola yang nyentrik. Kaori maksa Kousei buat balik lagi ke panggung sebagai pengiringnya. Lewat sebuah kebohongan kecil, hubungan mereka makin dekat dan Kaori pelan-pelan mulai mewarnai lagi dunia Kousei yang sempat kelabu.
Suatu hari di antah-berantah, seisi desa mendadak berhenti beraktivitas di siang bolong demi nonton fenomena langka: gerhana matahari total. Katanya, gerhana ini sakti banget sampai bisa bikin orang awam mendadak bisa ngelihat Mushi (makhluk gaib supranatural). Pas semua orang lagi takjub natap langit, para ahli Mushi justru lagi ketar-ketir nyiapin mental buat ngadepin efek sampingnya. Berbekal ramalan dari Tanyuu Karibusa si pencatat terkutuk, ahli Mushi andalan kita, Ginko, langsung meluncur ke sebuah desa petani yang apesnya bakal jadi pusat masalah.
Bener aja, persis setelah gerhana matahari selesai, mendadak muncul awan hitam pekat bin aneh yang ngebentang di langit dan nutupin matahari lagi. Suasana desa pun langsung balik gelap gulita kayak malam hari. Ginko langsung curiga kalau ini adalah ulah dari Mushi pembawa kegelapan yang bernama Hihami. Gak pakai lama, Ginko langsung putar otak nyari cara buat ngusir awan gaib itu demi menyelamatkan warga desa dari kegelapan abadi.
Tapi pas lagi nyari solusi, Ginko malah nemu plot twist yang bikin geleng-geleng kepala. Ternyata, gak semua warga desa pengen matahari balik bersinar terang! Beberapa dari mereka justru ngerasa nyaman dan punya alasan pribadi buat tetep tinggal di dalam kegelapan tersebut. Di sinilah Ginko harus bertindak bijak buat nyelesaiin masalah alam sekaligus dilema emosional para warga sebelum semuanya terlambat!