Nippon Sangoku: The Three Nations of the Crimson Sun
12 Episode 4
Sinopsis
Jepang yang dulunya terkenal sebagai puncak peradaban modern sekarang tinggal kenangan. Gara-gara perang saudara dan runtuhnya teknologi, negara ini malah mundur lagi ke zaman pasca-Meiji dan terpecah jadi tiga wilayah kekaisaran: Yamato, Buo, dan Seii. Di tengah kekacauan itu, ada cowok umur 15 tahun pencinta literatur bernama Aoteru Misumi yang punya mimpi mulia buat ngebangkitin lagi budaya dan teknologi kejayaan masa lalu negaranya.
Awalnya sih Aoteru cuma modal teori doang dan mager buat bertindak nyata. Tapi, sebuah kejadian tragis maksa dia buat merantau ke Osaka demi masuk militer, dengan ambisi gokil: pengen nyatuin kembali seluruh Jepang di bawah benderanya sendiri! Sialnya, Osaka yang dulunya kota megah sekarang udah berubah jadi sarang kriminalitas tinggi, sampai-sampai Aoteru hampir aja mati konyol di sana.
Untungnya, nyawa Aoteru berhasil diselamatkan oleh cowok ambisius seumurannya bernama Yoshitsune Asama yang ternyata punya mimpi yang sama. Berbekal otak encer Aoteru dalam menyusun strategi dan keahlian pedang Yoshitsune yang dewa banget, duet maut ini akhirnya resmi memulai petualangan mereka buat mengembalikan kejayaan Jepang!
Di dunia di mana para penyihir bisa ngeluarin sihir yang indah banget, Coco—seorang anak gadis biasa dari keluarga pengrajin—cuma bisa gigit jari sambil berharap dia terlahir sebagai penyihir. Masalahnya, rahasia cara merapal sihir itu dijaga ketat banget dan nggak boleh ketahuan sama orang biasa di luar silsilah penyihir. Tapi takdir Coco berubah total pas dia diem-diem ngeliat seorang penyihir bernama Qifrey lagi beraksi, yang otomatis ngebongkar rahasia asli di balik dunia sihir ke depan matanya sendiri.
Sayangnya, rasa penasaran Coco harus dibayar mahal banget. Karena nyoba-nyoba bereksperimen pakai sihir tanpa tahu apa-apa, sebuah mantra terlarang malah meledak dan ngubah ibu kandung yang disayanginya jadi batu. Qifrey yang ngerasa kasihan sekaligus ngeliat potensi besar di dalam diri Coco, akhirnya mutusin buat ngangkat gadis malang ini jadi muridnya, apalagi dia curiga kalau Coco gak sengaja dapet barang sihir dari kelompok penyihir sesat yang terlarang.
Sekarang, hidup Coco berubah 180 derajat. Menjaga rahasia sihir itu berat banget, apalagi Coco harus bertahan hidup di lingkungan menara sihir yang ngeliat dia sebelah mata sebagai "tamu tak diundang". Sambil terus belajar menguasai seni sihir dari nol, Coco harus berjuang mati-matian buat ngebuktiin kalau dia layak jadi penyihir sejati demi bisa nyelametin ibunya kembali!
Setelah ayahnya meninggal dan desanya hancur diserang pasukan Inggris, Einar cuma pengin hidup tenang bareng keluarganya di ladang yang baru mereka bangun lagi. Tapi nasib berkata lain, desanya diserang lagi. Einar cuma bisa pasrah ngelihat desa dan keluarganya dibantai sama tentara Denmark. Akhirnya, dia ditangkap dan dibawa ke Denmark buat jadi budak.
Einar terus megang teguh pesan terakhir ibunya supaya bisa bertahan hidup. Dia akhirnya dibeli sama Ketil, seorang juragan tanah sekaligus pemilik budak yang baik hati. Ketil janjiin Einar bisa bebas asal dia mau kerja keras di ladang. Di sana, Einar ketemu teman kerjanya, Thorfinn, seorang budak yang kelihatan murung dan depresi banget.
Sambil berjuang bareng demi kebebasan, mereka berdua terus dihantui sama dosa masa lalu dan berbagai siasat licik di sekitar mereka. Meski begitu, mereka tetap lanjutin hidup, nyoba ngejar secercah harapan, pengampunan, dan kedamaian di tengah dunia yang kejam dan nggak adil ini.