Berlatar era Taisho yang penuh gejolak, kisah drama romansa historis ini berlanjut di Tokyo. Kehidupan modern berbenturan dengan tradisi lama, menciptakan ketegangan sosial yang kental. Di tengah perubahan zaman, nasib orang-orang terus terombang-ambing oleh takdir yang tak terduga.
Benio Hanamura, gadis tomboi yang kini tumbuh dewasa, berusaha menata hidupnya kembali. Meski sempat hancur oleh kabar duka, ia tetap teguh bekerja sebagai jurnalis. Namun, dunianya mendadak terguncang saat sosok dari masa lalu tiba-tiba muncul kembali di hadapannya.
Shinobu Ijuin, pria yang dicintainya, kembali dengan kondisi yang sangat berbeda dari ingatan terakhirnya. Ingatan yang hilang dan identitas baru membuat hubungan mereka berada di persimpangan jalan yang sulit. Cinta sejati pun diuji oleh realitas getir dan pahitnya rahasia.
Sementara itu, Tousei Aoe terus mengawasi Benio dengan perasaan yang rumit. Ia terjepit antara kewajiban profesi dan gejolak emosi pribadi terhadap Benio. Ketegangan semakin meningkat saat konspirasi politik mulai mengancam stabilitas keluarga ningrat yang berpengaruh.
Konflik batin dan pilihan sulit menjadi inti dari perjalanan emosional mereka semua. Akankah cinta mampu menembus kabut masa lalu yang kelam, ataukah era modern akan memisahkan mereka selamanya? Sebuah epik romansa tentang keberanian untuk mencintai di masa yang sangat kacau.
Kenalin sang tokoh utama kita, seorang cowok super ansos dan pencinta buku yang hidupnya bener-bener datar nan membosankan. Dia gak punya ketertarikan sama sekali buat berinteraksi sama orang lain, dan dia juga yakin banget kalau kagak bakal ada satu orang pun di dunia ini yang peduli sama dia. Tapi, hidup garingnya itu mendadak berubah total pas dia gak sengaja nemu sebuah buku catatan harian tulisan tangan berjudul "Living with Dying" (Hidup Bersama Kematian) yang tergeletak di rumah sakit.
Ternyata, buku itu adalah diari rahasia milik Sakura Yamauchi, cewek paling populer dan ceria di kelasnya. Sakura pun akhirnya blak-blakan ngaku ke si cowok kalau dia lagi mengidap penyakit pankreas parah dan umurnya udah gak lama lagi. Rahasia vonis mati ini bener-bener dijaga ketat, sampai-sampai sahabat deket Sakura pun gak ada yang tahu selain keluarganya sendiri. Anehnya, pas denger berita se-sedih itu, si cowok ansos ini malah masang tampang lempeng dan gak nunjukin rasa simpati sedikit pun.
Meskipun direspon dingin, Sakura yang dasarnya emang berkepribadian ajaib dan kelewat ceria malah makin gencar buat nempel dan ngajakin si cowok jalan-jalan. Mau gak mau, si cowok akhirnya pasrah dan setuju buat nemenin hari-hari terakhir Sakura di dunia. Dari setiap keputusan random yang mereka ambil tiap harinya, sirkel pertemanan dua kutub yang bertolak belakang ini pelan-pelan makin kuat. Sifat Sakura yang gak bisa ditebak sukses ngacak-ngacak hidup datar si cowok, sekaligus pelan-pelan ngebuka hatinya buat memahami apa arti sesungguhnya dari kata "hidup". Siap-siap banjir air mata!
Berlatar era Taisho yang penuh gejolak, kisah romansa klasik ini memadukan komedi dan drama sejarah. Kehidupan remaja perempuan di Jepang mulai berubah drastis, menantang tradisi kolot yang mengekang kebebasan individu di tengah modernitas yang terus melaju.
Benio Hanamura adalah gadis tomboi yang energik dan menolak aturan kuno tentang peran wanita. Namun, takdir berkata lain saat ia harus menjalani perjodohan dengan sosok pria dari keluarga militer terpandang yang tidak pernah ia kenal sebelumnya.
Pertemuan dengan Shinobu Ijuin, tunangannya yang rupawan namun lembut, membawa dinamika hubungan yang unik. Awalnya, mereka terus bersitegang karena perbedaan prinsip, namun perlahan perasaan baru mulai tumbuh di antara keduanya di balik segala perdebatan.
Kehadiran Tamaki Kitakouji, sahabat karib Benio, memberikan perspektif berbeda tentang emansipasi dan cinta. Di tengah kekacauan sosial, mereka berjuang mencari jati diri serta tempat di dunia yang sedang bertransformasi menjadi lebih terbuka dan berani.
Ketegangan memuncak ketika bayang-bayang perang mulai mengancam stabilitas negara dan masa depan hubungan mereka. Akankah cinta sejati mampu bertahan di tengah tuntutan zaman dan kewajiban keluarga yang begitu berat membebani langkah mereka dalam meraih kebahagiaan?
Edo tahun 1814 adalah tempat penuh keajaiban dan hiruk-pikuk kehidupan seniman. Di tengah kota yang semarak itu, seni lukis menjadi napas bagi masyarakat. Suasana historis berpadu dengan unsur supranatural yang kental, menyajikan potret kehidupan para pelukis legendaris yang mencoba mengabadikan dunia melalui goresan kuas mereka.
Sosok O-Ei adalah perempuan tangguh yang memiliki bakat luar biasa besar. Ia menghabiskan hari-harinya di balik bayang-bayang sang ayah, Tetsuzo, seorang pelukis jenius yang eksentrik. Hubungan keduanya yang rumit menciptakan dinamika menarik antara rasa hormat dan persaingan artistik yang sangat sengit.
Meskipun sering dianggap remeh oleh dunia karena gendernya, dia tetap teguh berkarya dengan gaya tegasnya. Dia memikul beban ekspektasi sekaligus kebebasan berekspresi di masa sulit. Pertentangan batinnya menjadi inti narasi, saat ia mencari identitas diri di antara bayang-bayang sang maestro yang sangat besar.
Interaksi antara mereka tidak hanya terbatas pada kanvas, tetapi juga merambah ke ranah mistis yang sering mengganggu pikiran mereka. Kehadiran adik perempuannya yang buta, O-Nao, menambah kedalaman emosional dan kerentanan yang menyentuh hati, menuntut perhatian lebih di tengah kesibukan melukis yang tak pernah usai.
Karya seni bukan sekadar pelarian, melainkan cerminan jiwa yang terbelah antara realita pahit dan imajinasi liar. Saat garis tipis dunia nyata dan alam gaib mulai kabur, setiap sapuan kuas menjadi saksi bisu perjuangan seseorang yang ingin diakui keberadaannya melampaui sekadar nama besar keluarga.
Jauh sebelum langkah kaki pertama di bulan, kisah ini menggali sisi emosional dari impian luar angkasa yang mendalam. Dengan sentuhan drama fiksi ilmiah yang kuat, narasi ini membawa penonton menyelami perjuangan berat para calon astronaut hebat.
Mutta Nanba adalah seorang pria yang terombang-ambing antara realitas kerja kantor dan hasrat masa kecilnya. Tekadnya diuji saat ia harus menatap langit, mempertanyakan apakah dirinya benar-benar sanggup meraih bintang di tengah rasa ragu.
Di sisi lain, Hibito Nanba hadir sebagai sosok adik penuh percaya diri yang sudah melangkah lebih jauh. Hubungan persaudaraan mereka yang unik menjadi inti konflik batin, di mana rasa iri dan dukungan tulus beradu dalam satu atap keluarga saja.
Tantangan semakin nyata ketika seleksi ketat JAXA mulai membongkar mentalitas mereka. Tekanan dari para senior dan ekspektasi publik memaksa mereka untuk membuktikan bahwa impian bukan sekadar lamunan, melainkan sebuah tanggung jawab yang sangat besar.
Saat misi bersejarah di depan mata, mereka dipaksa menghadapi ketakutan terdalam tentang masa depan. Apakah ikatan darah ini cukup kuat untuk menembus kehampaan luar angkasa, atau justru menjadi beban yang menarik mereka kembali ke bumi dengan keras?