Di dunia di mana para penyihir bisa ngeluarin sihir yang indah banget, Coco—seorang anak gadis biasa dari keluarga pengrajin—cuma bisa gigit jari sambil berharap dia terlahir sebagai penyihir. Masalahnya, rahasia cara merapal sihir itu dijaga ketat banget dan nggak boleh ketahuan sama orang biasa di luar silsilah penyihir. Tapi takdir Coco berubah total pas dia diem-diem ngeliat seorang penyihir bernama Qifrey lagi beraksi, yang otomatis ngebongkar rahasia asli di balik dunia sihir ke depan matanya sendiri.
Sayangnya, rasa penasaran Coco harus dibayar mahal banget. Karena nyoba-nyoba bereksperimen pakai sihir tanpa tahu apa-apa, sebuah mantra terlarang malah meledak dan ngubah ibu kandung yang disayanginya jadi batu. Qifrey yang ngerasa kasihan sekaligus ngeliat potensi besar di dalam diri Coco, akhirnya mutusin buat ngangkat gadis malang ini jadi muridnya, apalagi dia curiga kalau Coco gak sengaja dapet barang sihir dari kelompok penyihir sesat yang terlarang.
Sekarang, hidup Coco berubah 180 derajat. Menjaga rahasia sihir itu berat banget, apalagi Coco harus bertahan hidup di lingkungan menara sihir yang ngeliat dia sebelah mata sebagai "tamu tak diundang". Sambil terus belajar menguasai seni sihir dari nol, Coco harus berjuang mati-matian buat ngebuktiin kalau dia layak jadi penyihir sejati demi bisa nyelametin ibunya kembali!
Kenjaku, dalang di balik sosok Noritoshi Kamo dan Suguru Getou, resmi memulai babak baru dari rencana seribu tahunnya buat maksa manusia berevolusi sekaligus memusnahkan mereka yang nggak punya bakat sihir. Karena Satoru Gojo sukses disegel akibat insiden berdarah di Shibuya, para petinggi dunia jujutsu langsung mengambil kesempatan buat ngaktifin lagi hukuman mati buat Yuji Itadori. Di sisi lain, Yuji yang nggak tahu apa-apa lagi sibuk patroli bareng Choso di jalanan Tokyo yang udah kayak kota mati demi ngebabat habis semua kutukan yang lewat.
Sementara itu, konflik internal keluarga penyihir makin panas. Naoya Zenin yang sombongnya selangit langsung mencak-mencak pas tahu kalau Megumi Fushiguro yang malah kepilih jadi kepala klan Zenin berikutnya. Demi memancing Megumi keluar buat dihabisi, Naoya mutusin buat ngejar Yuji. Sialnya buat Yuji, Yuta Okkotsu yang baru balik dari luar negeri ternyata juga udah diutus dan bergerak buat jadi algojo yang bakal mengeksekusi dirinya.
Di tengah situasi yang makin semrawut ini, Kenjaku resmi memulai "Culling Game"—sebuah kompetisi battle royale sadis di seluruh penjuru Jepang yang maksa para penyihir jujutsu buat saling bunuh demi poin. Nggak ada pilihan lain, para penyihir muda pun terpaksa ikutan terjun ke medan perang demi menyelesaikan dendam lama, nyari cara buat ngebebasin Gojo, dan menyelamatkan dunia jujutsu dari kehancuran!