Dari luar, anak SMA bernama Koyuki "Koyun" Hikawa kelihatan kayak cewek yang dingin, galak, dan susah banget buat dideketin sama murid-murid lain. Padahal aslinya ngenes banget, Koyun itu cuma cewek insekyur yang hobi overthinking gara-gara punya pengalaman buruk bin canggung pas zaman SMP dulu. Tapi, takdirnya mulai berubah pas dia gak sengaja kenalan sama dua cowok di sekolahnya, yaitu Minato Amamiya dan Youta Hino.
Sama kayak temen deket Koyun yang bernama Miki Azumi, dua cowok baru ini sama sekali gak takut buat nyamperin Koyun. Mereka bisa ngelihat sifat asli Koyun yang sebenernya baik banget di balik tampang "seramnya" itu. Meskipun Koyun mulai enjoy main bareng sirkel barunya ini, dia diam-diam malah perang batin; dia bimbang antara menikmati kebahagiaan barunya atau nahan diri karena takut bakal terlalu bergantung dan baper sama orang lain.
Di sisi lain, ternyata setiap orang di sirkel pertemanan mereka ini juga punya beban pikiran dan masalahnya masing-masing yang dipendam sendiri. Tapi seiring berjalannya waktu, lewat momen-momen seru khas masa SMA yang mereka laluin bareng, Koyun dan teman-temannya pelan-pelan mulai keluar dari zona nyaman mereka demi bisa menikmati masa muda dengan maksimal!
Setelah kompetisi ansambel beres, anak-anak klub konsert band SMA Kitauji langsung masang target paling tinggi: bawa pulang medali emas di kompetisi nasional! Buat Kumiko Oumae yang sekarang udah kelas tiga dan menjabat jadi ketua klub, ini adalah kesempatan terakhir dia dan teman-teman seangkatannya sebelum lulus sekolah. Campur aduk antara semangat dan panik, Kumiko terus kepikiran apakah dia beneran mampu memimpin rombongan band yang isinya banyak kepala ini sampai ke puncak.
Di tengah kegalauannya mengatur klub, Kumiko mendadak ketemu sama murid pindahan baru bernama Mayu Kuroe. Cewek satu ini punya kepribadian yang kalem banget, ramah, dan yang paling bikin deg-degan: main instrumen euphonium-nya jago luar biasa! Usut punya usut, Mayu ini mantan anggota band SMA Seira, sekolah elit yang udah langganan masuk nasional. Biarpun Mayu aslinya baik, Kumiko tetep gak bisa bohong kalau dia ngerasa ada perasaan aneh yang mengganjal tiap kali interaksi sama saingan barunya ini.
Begitu para anggota baru mulai berdatangan dan strategi latihan mulai digas, tensi di dalam klub pun otomatis makin memanas. Demi bisa menembus panggung nasional dan ngerebut medali emas, anak-anak Kitauji dipaksa buat belajar apa arti pengorbanan dan kerja keras yang sesungguhnya. Kompetisi musik yang penuh drama dan air mata ini pun dimulai!