Dunia fantasi ini penuh dengan petualang hebat yang mengejar kejayaan. Namun, di balik gemerlap misi kelas atas, ada ancaman kecil namun mengerikan yang sering dianggap remeh. Monster rendahan bernama goblin sering kali membantai pemula dengan brutal.
Seorang pria misterius yang dikenal sebagai Goblin Slayer mendedikasikan seluruh hidupnya hanya untuk membasmi makhluk itu. Ia tidak peduli pada harta atau popularitas, baginya hanya ada satu tujuan yakni memastikan tidak ada goblin yang tersisa.
Pertemuannya dengan seorang Priestess muda yang nyaris tewas saat misi pertamanya mengubah segalanya. Gadis lugu itu kini bergabung dalam perjalanan sang pembantai, mencoba memahami sisi manusiawi pria yang hatinya telah membeku karena trauma masa lalu.
Tim kecil mereka terus berkembang dengan kehadiran High Elf Archer, Dwarf Shaman, dan Lizard Priest. Kelompok unik ini harus beradaptasi dengan cara bertarung sang ketua yang kejam, praktis, dan sering kali tidak terduga di medan perang.
Konflik batin dan taktik gerilya menjadi inti perjuangan mereka melawan koloni goblin yang licik. Di tengah keputusasaan dan kegelapan, mereka harus bertahan hidup sambil mengungkap konspirasi besar yang mengancam nyawa orang-orang tak berdosa di dunia.
Zaman Edo yang tenang mendadak mencekam saat penguasa Shizuoka mengadakan turnamen pedang mematikan. Mengganti pedang kayu dengan senjata tajam, kompetisi ini menjadi ajang pertumpahan darah yang brutal bagi para samurai yang haus akan kehormatan.
Di tengah kekacauan itu, Fujiki Gennosuke muncul sebagai petarung tenang yang patuh pada ajaran gurunya. Meski memiliki keterbatasan fisik, ia menyimpan dedikasi mengerikan untuk membuktikan kekuatan teknik pedang legendaris yang telah ia pelajari.
Di sisi lain, Irako Seigen hadir sebagai sosok enigmatik yang penuh ambisi licik dan dendam mendalam. Hubungan mereka berdua terjalin lewat ikatan masa lalu yang rumit, menciptakan persaingan sengit yang menguji batas moral serta kesetiaan mereka.
Keduanya terjebak dalam pusaran obsesi yang merusak jiwa, menyeret mereka ke dalam konflik tak terelakkan di atas arena. Pertemuan mereka bukan sekadar duel biasa, melainkan ujian bagi ketahanan mental dan fisik dalam menghadapi takdir yang sangat kejam.
Serial ini menyelami sisi gelap bushido dengan visual yang sangat artistik namun mengerikan. Setiap ayunan pedang membawa beban sejarah dan pengorbanan, memaksa penonton melihat betapa tipisnya batas antara keahlian bela diri dan kegilaan yang mematikan.