Jauh di masa depan, alam semesta menjadi panggung bagi drama eksistensial yang sunyi. Sebuah stasiun ruang angkasa terpencil menjadi saksi bisu misteri tak terpecahkan, di mana batas antara realitas dan ilusi memudar, menciptakan atmosfer sci-fi yang sangat mencekam.
Seorang petugas bernama Makimura yang dingin dan sinis terjebak dalam rutinitas hampa di stasiun tersebut. Kedatangan rekannya yang penuh rasa ingin tahu, Nana, memicu percikan konflik batin serta ketegangan emosional yang kian tak terbendung lagi.
Hubungan antara keduanya pun semakin rumit saat Saruta, sang komandan yang misterius, mulai bertindak di luar nalar. Ia terobsesi pada rahasia besar yang tersembunyi di balik kehampaan ruang angkasa, memaksa mereka menghadapi ketakutan terdalam yang selama ini terpendam.
Ketika anomali ruang waktu mulai menguji kewarasan mereka, perselisihan pun tak terhindarkan. Ego yang berbenturan dan rahasia kelam masa lalu masing-masing karakter perlahan terungkap, menjadikan ruang sempit stasiun itu sebagai ladang pertempuran bagi psikis mereka.
Apakah mereka mampu selamat dari jeratan nasib yang kejam? Pertanyaan mengenai makna kehidupan dan keabadian menjadi kunci utama dalam perjalanan penuh bahaya ini, menantang nyali para kru untuk menentukan takdir mereka sendiri di tengah luasnya galaksi yang bisu.
Menyelami antologi fiksi ilmiah yang memukau, film ini memadukan visual surealis dengan narasi kelam tentang masa depan. Setiap segmen membangun atmosfer mencekam di mana realitas mulai retak, mengajak penonton menelusuri lorong distopia yang sangat misterius.
Kisah pertama menyorot Sachi, seorang gadis kecil yang terjebak dalam labirin imajinasi saat mengikuti kucing kesayangannya. Dunianya berubah menjadi petualangan aneh yang penuh tipu daya, memaksa ia menghadapi ketakutan serta keajaiban yang tak terduga.
Di sisi lain, seorang pria bernama Tsutomu Sugioka terjebak dalam obsesi konyol saat menguji coba robot konstruksi canggih. Konflik memuncak ketika ambisi serta egonya beradu dengan kenyataan pahit, mengubah rutinitas kerja menjadi sebuah kekacauan total.
Tak ketinggalan, Loin hadir sebagai sosok pengembara di tengah gurun pasca-apokaliptik yang sunyi. Ia harus menghadapi kenyataan tentang tugas militer yang tak masuk akal, sementara pertanyaan eksistensial terus menghantui setiap langkah perjalanannya.
Ketiga cerita ini merajut benang merah tentang obsesi manusia dan rapuhnya batas antara mimpi dengan kenyataan. Dengan gaya visual eksperimental, anime ini menantang logika penonton untuk merenungkan konsekuensi teknologi yang tumbuh melampaui kendali kita.
Zaman kuno yang penuh gejolak di tanah Yamato menjadi saksi bisu perebutan kekuasaan yang kejam. Di tengah ancaman kehancuran, legenda tentang burung api abadi mulai menyebar luas, memicu ambisi liar dari para penguasa yang ingin meraih keabadian surgawi.
Pangeran Oguna harus menanggung beban berat karena diperintahkan membunuh musuh ayahnya demi kestabilan takhta. Ia terjebak dalam dilema moral yang mendalam saat menyadari bahwa setiap tindakan penuh darah hanya demi ego kekuasaan yang tiada habisnya.
Hubungan pelik tercipta kala ia bertemu Kaji, sosok wanita tangguh yang mengubah pandangannya tentang pengorbanan. Keduanya terjerat dalam permainan politik berdarah yang memaksanya memilih antara kehormatan keluarga atau nurani yang mulai terusik keras.
Di sisi lain, Kaisar Keiko terus memaksakan kehendak demi mengukuhkan dominasi di seluruh wilayah Yamato. Sang kaisar tidak segan mengorbankan nyawa siapa pun, termasuk orang terdekatnya sendiri, demi memburu rahasia burung api yang legendaris dan sangat mistis.
Ketegangan memuncak ketika takdir mempertemukan mereka dengan keajaiban yang bisa mengubah realitas kehidupan. Apakah mereka mampu melepaskan diri dari kutukan ambisi yang mematikan, atau justru tenggelam dalam kehancuran abadi yang telah dirancang oleh sejarah gelap?