Dunia peternakan yang monoton membosankan bagi seekor ayam petelur. Terkurung dalam jeruji besi setiap hari, ia bermimpi untuk melihat dunia luar yang hijau dan merasakan kebebasan sejati di padang rumput yang luas, jauh dari rutinitas telur yang membosankan.
Ip-ssak nekat melarikan diri dari kandang demi mengejar impiannya. Namun, dunia liar sangatlah kejam bagi seekor ayam rumahan. Ia harus bertahan hidup di tengah kerasnya alam terbuka yang penuh dengan ancaman predator lapar yang mengintainya.
Tak disangka, ia menemukan telur terlantar yang harus dirawat. Ia kemudian bertemu Na-geun-e, seekor bebek yang membantunya beradaptasi. Hubungan unik ini memaksa sang induk ayam belajar menjadi orang tua bagi anak bebek yang sangat berbeda.
Cho-rok, si anak bebek, tumbuh besar sambil mempertanyakan jati dirinya. Konflik batin pun muncul saat ia menyadari perbedaan fisik mencolok dengan ibunya. Keduanya harus menghadapi prasangka penghuni hutan yang menolak kehadiran mereka berdua.
Perjalanan emosional ini menantang keberanian dan kasih sayang tanpa batas. Di balik kerasnya takdir, mereka mencari tempat untuk pulang. Inilah kisah menyentuh tentang pengorbanan, identitas, dan perjuangan naluri demi melindungi keluarga yang tak terduga.