Dunia fantasi dan realita bertabrakan saat teknologi serta mimpi menjadi satu dalam petualangan emosional ini. Berlatar Jepang masa depan, kisah ini menggabungkan elemen drama, petualangan, dan fiksi ilmiah yang penuh warna melalui perjalanan batin karakter yang sangat menyentuh.
Kokone Morikawa adalah siswi SMA biasa yang hobi tertidur di kelas. Namun, mimpi-mimpinya justru menjadi gerbang menuju kerajaan futuristik yang misterius. Kehidupan tenangnya mendadak berubah drastis saat sang ayah ditangkap secara paksa oleh pihak berwajib.
Hubungan erat mereka teruji ketika Kokone harus mengungkap rahasia besar di balik teknologi tablet ajaib milik ayahnya. Bersama teman masa kecilnya, Morio, ia mulai menyadari bahwa mimpi yang selama ini dianggap hanya bunga tidur ternyata menyimpan kebenaran pahit.
Sosok Momotaro Watanabe, seorang pengusaha ambisius, muncul sebagai ancaman yang mengincar teknologi tersebut demi kekuasaan mutlak. Ketegangan memuncak saat batas antara imajinasi Kokone dan kenyataan yang ia hadapi di dunia nyata mulai kabur tanpa bisa dicegah.
Apakah Kokone mampu menyelamatkan keluarganya dari konspirasi besar yang mengancam nyawa? Melalui perjuangan ini, ia harus belajar memahami masa lalu serta kekuatan luar biasa yang tersimpan di dalam memorinya sendiri sebelum segalanya terlambat bagi dunia mereka.
Kehidupan di pedesaan yang tenang menyimpan rahasia magis bagi mereka yang lelah dengan hiruk-pikuk kota besar. Nuansa slice-of-life yang hangat ini membawa penonton pada sebuah perjalanan emosional tentang menemukan kembali jati diri di tengah kenangan masa lalu.
Setelah memutuskan pulang kampung ke Kagawa, Souta Tawara berniat mengurus kedai udon peninggalan ayahnya. Namun, rencana hidupnya berubah total saat ia menemukan seorang bocah misterius bersembunyi di dalam kedai tersebut dengan cara yang sangat tidak terduga.
Anak ajaib bernama Poco ini ternyata bukan manusia biasa, melainkan sosok penyamaran dari makhluk mistis. Kehadirannya yang polos dan penuh rasa ingin tahu memaksa Souta untuk keluar dari zona nyamannya dan belajar bagaimana cara merawat serta melindungi seseorang.
Hubungan keduanya pun berkembang layaknya ayah dan anak, penuh dengan canda tawa serta momen mengharukan. Namun, Souta harus bergulat dengan bayang-bayang masa lalunya dan trauma mendalam saat ia mencoba menyeimbangkan kehidupan dewasa dengan tanggung jawab baru yang datang.
Ikatan tak terduga ini menjadi pusat dari cerita yang menyentuh hati tentang kehilangan, penerimaan, dan keajaiban kecil di dunia nyata. Akankah Souta menemukan jawaban yang dicarinya, atau justru Poco akan membimbingnya menuju makna keluarga yang selama ini hilang?