Classroom of the Elite 4th Season: Second Year, First Semester
16 Episode 7
Sinopsis
Begitu Kiyotaka Ayanokouji dan anak-anak Kelas D resmi naik ke kelas dua di SMA Advanced Nurturing, mereka langsung disambut sama ujian spesial baru yang ribet. Kali ini, setiap murid kelas dua diwajibkan buat bikin tim berpasangan sama anak kelas satu buat ngerjain ujian tertulis. Kelihatannya sih simpel, tapi poin gabungan mereka harus mencapai target tertentu kalau nggak mau kena penalti super berat alias dikeluarkan dari sekolah!
Alhasil, semua orang langsung rebutan nyari adek kelas yang pinter akademik. Di tengah kesibukan Kelas D nyari partner ideal, Ayanokouji juga lagi ngadepin ancaman yang taruhannya nyawa. Fasilitas rahasia tempat dia dibesarkan dulu, White Room, ternyata diam-diam udah ngirim satu anak jenius lagi buat masuk ke sekolah itu.
Misi si anak baru ini cuma satu: bikin Ayanokouji didepak dari sekolah secepatnya. Melihat situasi yang makin genting, Ayanokouji pun mulai nyusun rencana-rencana masterminds-nya lagi di balik layar. Kali ini, dia harus ekstra waspada karena musuh yang datang bukan cuma dari rival kelas lamanya, tapi juga dari musuh baru yang siap menusuk dari belakang!
Bayangin sebuah dunia di mana gelar "Pahlawan" itu bukan sebuah kehormatan, melainkan hukuman mati yang paling kejam. Di sini, para penjahat kelas kakap nggak dipenjara, tapi malah divonis buat jadi tameng di barisan terdepan dalam perang abadi melawan Raja Iblis. Kasihannya lagi, dicap sebagai Pahlawan berarti mereka nggak diizinkan mati dengan tenang; setiap kali tewas di medan perang, mereka bakal langsung dihidupin lagi secara paksa buat dikirim balik ke pembantaian selamanya.
Salah satu korbannya adalah Xylo Forbartz, mantan komandan Ksatria Suci yang terhormat yang sekarang apes harus jadi ketua "Unit Pahlawan Terpidana 9004". Tugas dia adalah memimpin sekelompok narapidana yang dianggap sebagai aset sekali pakai oleh negara yang mereka bela. Tapi di tengah misi yang kacau balau, Xylo gak sengaja ketemu sama Teoritta, sesosok senjata hidup yang dikenal sebagai "Dewi", yang kehadirannya berpotensi ngubah arah perang sekaligus nasib Xylo sendiri.
Ketika unitnya terus-terusan dikasih misi bunuh diri yang makin gak ngotak bahayanya, Xylo harus putar otak buat menjaga anak buahnya tetap hidup. Sembari bertahan di tengah gempuran monster, dia juga mulai bergerak di balik layar demi ngebongkar konspirasi busuk di balik alasan kenapa dia sampai difitnah dan dihukum jadi pahlawan palsu ini!