Tahun 2045, armada koloni Macross 7 melintasi galaksi mencari planet baru untuk dihuni. Namun, ketenangan mereka terusik oleh serangan misterius dari entitas asing yang mengancam keselamatan seluruh warga. Musik dan perang kini melebur jadi satu.
Vokalis eksentrik Nekki Basara menolak mengangkat senjata untuk membunuh. Ia justru percaya bahwa lagu bisa menyentuh jiwa musuh di medan tempur. Baginya, konser di tengah hujan peluru adalah misi utama yang harus dijalankan tanpa henti.
Pilot berbakat Mylene Flare Jenius sering merasa kesal dengan sikap nekat Basara. Sebagai rekan satu band, ia berusaha menyeimbangkan idealisme gila itu dengan realitas pertempuran, sembari mencari jati diri di antara ekspektasi keluarganya.
Sang komandan tegas Maximilian Jenius memimpin armada ini dengan penuh wibawa. Ia terus mengawasi aksi nekat para kru muda yang mempertaruhkan nyawa demi kedamaian, sambil menghadapi ancaman lawan yang mulai mengincar energi kehidupan manusia.
Ketegangan memuncak saat melodi vokal mulai beradu dengan teknologi penghancur musuh. Apakah kekuatan musik sanggup menghentikan konflik antargalaksi? Semangat membara dan nada-nada tinggi menjadi harapan terakhir bagi keberlangsungan umat manusia di angkasa.
Dunia terjebak dalam perang abadi antara dua faksi besar, Zaand dan Revil, yang memperebutkan teknologi purba. Dalam kekacauan yang menghancurkan peradaban ini, mesin raksasa menjadi penentu nasib umat manusia, sementara sisa-sisa sejarah perlahan terkubur oleh debu.
Seorang pilot muda bernama Lein tak sengaja menemukan sebuah mecha kuno yang menyimpan kekuatan luar biasa. Pertemuannya dengan Lean, seorang prajurit dari pihak lawan, mengubah segalanya dan memicu ketegangan di antara mereka yang seharusnya bermusuhan.
Keduanya terjebak dalam dilema moral saat menyadari bahwa mesin yang mereka kendarai menyimpan rahasia kelam masa lalu. Natasha muncul sebagai sosok misterius yang memicu konflik batin, menuntut jawaban atas asal-usul teknologi yang memicu peperangan ini.
Ketegangan meningkat saat mereka diburu oleh komandan ambisius bernama General Hazara. Dia ingin memanfaatkan kekuatan mesin tersebut demi kemenangan mutlak, tanpa peduli pada konsekuensi kehancuran dunia yang mungkin akan terjadi di masa depan nantinya.
Takdir mempertemukan mereka dalam pusaran konspirasi besar yang mempertaruhkan kelangsungan hidup umat manusia. Apakah mereka mampu mengesampingkan perbedaan ideologi demi menghentikan mesin perang, atau justru terjebak dalam siklus kehancuran yang tak pernah usai?
Dunia berubah total saat teknologi alien purba jatuh ke tangan korporasi jahat Kronos. Kehidupan manusia terancam oleh eksperimen bioteknologi mengerikan yang menciptakan monster haus darah. Di tengah kekacauan, sebuah senjata organik misterius justru memilih inangnya.
Seorang siswa SMA bernama Sho Fukamachi mendapati dirinya berubah menjadi prajurit berbaju zirah yang luar biasa kuat. Kekuatan Guyver ini tidak hanya memberinya kendali atas energi destruktif, tapi juga menjadikannya target utama para agen Kronos.
Hubungan intens terjadi ketika Mizuki Segawa, teman dekat yang ia lindungi, terjebak dalam pusaran konspirasi. Sho berjuang menyeimbangkan hidup sebagai remaja biasa dengan kewajiban melindungi orang tersayang dari kejaran mutan yang haus akan kehancuran.
Konflik memuncak saat rival tangguh seperti Oswald Lisker muncul dengan ambisi gelap untuk merebut unit bio-booster tersebut. Tekanan mental dan fisik terus menghantui Sho karena ia harus menguasai insting tempur armor yang seringkali terasa sangat liar.
Evolusi teknologi dan moralitas manusia diuji dalam pertempuran brutal melawan mutasi genetik yang tak kenal ampun. Mampukah ia mempertahankan sisi kemanusiaannya saat tubuhnya sendiri mulai menyatu dengan kekuatan alien yang mengerikan dan sangat mematikan ini?