I Made Friends with the Second Prettiest Girl in My Class
12 Episode 3
Sinopsis
Kenalin, gua Maehara Maki, cowok SMA yang punya masalah sosial dan susah banget buat nyari temen selama sekolah. Tapi, hidup gua yang suram itu mendadak berubah 180 derajat pas sesosok cewek bernama Asanagi masuk ke dalam kehidupan gua. Meskipun di kalangan cowok-cowok kelas dia diam-diam dapet julukan sebagai "cewek nomor dua paling cakep di kelas", dia malah milih buat ngabisin hari Jumatnya bareng gua dibanding main sama sahabatnya, Amami, yang megang gelar cewek nomor satu paling cantik di kelas.
Pas main di rumah gua, semua imej jaim Asanagi langsung hilang total. Kita berdua bakal mabar game, maraton film, baca manga, sampai mukbang makanan sampah kayak pizza, burger, plus minum cola sambil rebahan tanpa beban. Kalau dilihat orang luar sih kelakuan kita berdua emang keliatan agak berantakan dan mageran banget, tapi buat gua dan Asanagi, momen rahasia ini adalah waktu paling berharga yang kita punya.
Gak ada yang tahu soal hubungan ini selain kita berdua. Di sekolah kita pura-pura gak kenal, tapi pas hari Jumat tiba, rumah gua langsung berubah jadi markas rahasia tempat tumbuhnya benih-benih cinta yang bikin gemas. Kisah persahabatan rahasia yang lama-lama bikin baper ini pun dimulai!
Bagi Ibuki Tonami, minum alkohol adalah jalan ninjanya buat melepas penat dari tugas kuliah sekaligus tanggung jawabnya sebagai pengawas asrama (resident assistant). Masalahnya, Ibuki punya trauma masa lalu yang bikin dia insekyur setengah mati: dia selalu cegukan tiap kali minum alkohol. Karena malu dan takut dihakimi orang lain, dia akhirnya milih buat selalu minum sendirian di pojokan kamar sambil menikmati waktu me-time-nya.
Tapi, rutinitas menyendiri Ibuki mulai terusik pas ada mahasiswi baru tahun pertama bernama Botan Kamiina pindah ke asrama yang sama. Suatu hari pas anak-anak asrama lagi main keluar, Botan gak sengaja mergokin Ibuki yang lagi asyik minum sendirian. Meskipun seumur-umur belum pernah nyentuh alkohol, Botan penasaran banget sama minuman yang dipegang seniornya itu. Ibuki yang gak enakan akhirnya ngebagi minumannya, dan siapa sangka—Botan yang aslinya kalem, sopan, dan ceria, mendadak berubah 180 derajat jadi cewek agresif yang hobi tebar pesona pas lagi mabok!
Kejadian random itu malah bikin anak-anak asrama lain syok pas tahu kalau Ibuki yang menutup diri sekarang malah sering ritual minum bareng Botan. Bagi Botan, setiap jenis minuman baru yang dia cobain bareng Ibuki selalu berubah jadi kenangan manis yang bikin nagih. Lewat momen-momen minum berdua inilah, Botan punya misi rahasia buat pelan-pelan narik Ibuki keluar dari zona nyamannya, biar suatu hari nanti mereka berdua bisa seru-seruan minum bareng seluruh anak asrama!
Di kota resor tepi laut Atami yang tenang, ada sebuah laundry bernama Kinme Cleaning yang dikelola oleh Wakana Kinme. Meski nggak ingat apa pun soal hidupnya sebelum pindah ke sana, Wakana sudah menghabiskan dua tahun terakhir membangun hidup baru dengan tenang di antara warga setempat. Ia mencuci baju-baju titipan pelanggan dengan penuh ketelitian dan kelembutan, seolah setiap helai kain itu menyimpan kenangan yang jauh lebih rapuh daripada bahannya sendiri.
Wakana pun jadi sosok yang akrab bagi warga kota karena ia sering berbagi momen-momen kecil yang berharga dengan mereka. Pakaian yang ia cuci seakan menceritakan kisah hidup sehari-hari pemiliknya, sehingga ia bisa ikut menjaga kenangan mereka sementara ingatannya sendiri tetap terkunci rapat. Sambil terus membersihkan noda, baik yang fisik maupun yang ada di hati, hidupnya perlahan jadi bukti nyata betapa nyamannya momen-momen sederhana itu.
Lewat setiap cucian, Wakana membuktikan bahwa meskipun ia kehilangan masa lalunya, ia tetap bisa menemukan tempat untuk pulang dan merasa diterima di tengah orang-orang di sekitarnya.
Tsubaki berasal dari klan ninja khusus perempuan yang bersembunyi jauh di dalam hutan. Meskipun ada aturan ketat yang harus diikuti oleh para kunoichi yang sedang berlatih, satu aturan paling penting yang wajib mereka patuhi adalah: jangan pernah berurusan dengan laki-laki, karena mereka dianggap terlalu berbahaya dan tidak bisa dipercaya.
Sebagai ketua Tim Anjing, Tsubaki punya banyak tanggung jawab yang harus dia selesaikan. Tapi, meski dia murid yang jago, dia mulai bereaksi aneh setiap kali topik soal laki-laki dibahas. Tsubaki sendiri bingung dengan perasaan misterius yang mulai menguasai hatinya. Rasa penasaran yang makin besar itu akhirnya malah bikin dia jadi nggak fokus sama tugas-tugasnya.