
Awas! bisa jadi spoiler
Bayangkan dua sosok paling suci dalam sejarah memutuskan untuk cuti panjang demi berlibur di Bumi. Genre komedi kehidupan sehari-hari ini membawa premis unik tentang bagaimana rasanya tinggal di apartemen sempit di Tokyo bagi dua ikon religius dunia.
Yesus adalah sosok yang sangat santai, boros, dan mudah terbawa suasana saat belanja online. Dia sering merasa cemas jika wajahnya disalahartikan sebagai vokalis band metal, menciptakan kekacauan lucu sekaligus menggemaskan di lingkungan sekitar.
Di sisi lain, Buddha berperan sebagai pengatur keuangan yang sangat disiplin, hemat, dan teliti. Sifatnya yang tenang dan penuh kasih sering kali bertabrakan dengan hobi belanja impulsif temannya, memicu dinamika persahabatan yang sangat ikonik.
Keduanya harus beradaptasi dengan budaya modern Jepang yang serba cepat. Tantangan mulai muncul saat mereka mencoba berbaur dengan warga lokal tanpa membocorkan jati diri asli, sambil menahan diri untuk tidak mengeluarkan keajaiban yang bisa memicu sensasi.
Komedi ini menggali sisi manusiawi dari tokoh suci melalui interaksi sehari-hari yang sederhana. Dengan balutan humor hangat, mereka belajar tentang makna empati, kesabaran, dan ikatan persahabatan sejati di tengah hiruk pikuk kehidupan kota yang gila.
Buddha adalah sosok yang kalem, hemat, dan suka belanja online. Bersama Yesus, dia mencoba menjalani hidup santai sebagai manusia biasa di apartemen sewaan di Tokyo.
VA: Gen Hoshino
Jesus memutuskan liburan ke bumi bersama Buddha. Mereka menyewa apartemen di Tokyo dan mencoba menjalani kehidupan manusia biasa yang penuh komedi dan keseruan.
VA: Mirai Moriyama