Edo kini tengah berada dalam kekacauan yang semakin mendalam di bawah bayang-bayang konspirasi besar. Kehadiran alien Amanto memaksa penduduk bertahan hidup dalam dinamika konyol, di mana tawa dan kekerasan saling berkelindan membentuk alur cerita yang tak terduga.
Di tengah kegilaan tersebut, Gintoki Sakata, seorang samurai malas dengan rambut perak, terus menjalankan usahanya. Bersama Shinpachi Shimura yang sering mengeluh dan Kagura yang gemar makan, mereka terjebak dalam berbagai kekacauan hidup yang absurd.
Dinamika mereka di Yorozuya sering kali memicu pertengkaran lucu, namun ikatan persaudaraan mereka tak tergoyahkan. Kehadiran Kotaro Katsura yang kaku serta Hijikata Toshiro dari Shinsengumi menambah kerumitan konflik politik yang mencekam di Edo.
Rahasia masa lalu yang kelam mulai perlahan tersingkap, menguji kesetiaan dan prinsip hidup mereka. Setiap karakter harus menghadapi ego masing-masing demi melindungi kedamaian yang rapuh, saat musuh dari masa lalu kembali mengancam kestabilan kota tercinta.
Puncak ketegangan pun tak terelakkan, memaksa para tokoh untuk memilih antara bertahan atau hancur. Dengan perpaduan komedi sarkastik dan aksi intens, petualangan ini mempertanyakan arti perjuangan samurai di tengah dunia yang terus berubah tanpa ampun.
Tsukasa Mizugaki, seorang cowok umur 18 tahun, lagi apes karena gagal total pas ujian masuk kuliah. Tapi berkat bantuan orang dalam, dia akhirnya berhasil keterima kerja di SAI Corporation, sebuah perusahaan teknologi rahasia yang memproduksi "Giftia"—android super canggih yang fisik, sifat, dan emosinya udah mirip banget sama manusia biasa. Masalahnya, para Giftia ini punya masa kedaluwarsa; umur maksimal mereka cuma bisa bertahan selama 81.920 jam, atau sekitar 9 tahun 4 bulan aja.
Tsukasa sendiri ditempatin di divisi Terminal Service One, sebuah unit kerja yang punya tugas ngenes: menjemput dan menarik kembali para Giftia yang masa hidupnya udah mau habis. Tugas ini wajib dilakuin sebelum ingatan para android itu rusak dan mereka berubah jadi agresif alias ngamuk. Pas baru masuk kerja, Tsukasa langsung dipasangkan sama Giftia cantik berbadan mungil bernama Isla. Biarpun pembawaannya kalem dan super pendiam, Isla ini ternyata adalah veteran senior yang dianggap paling jago dalam urusan penjemputan Giftia di divisinya.
Seiring berjalannya waktu, Tsukasa yang sering nge-grup dan menghabiskan waktu bareng Isla malah pelan-pelan mulai jatuh cinta sama partner robotnya itu. Tapi, takdir berkata lain karena Tsukasa harus berpacaran dengan waktu; dia dipaksa buat berdamai dengan perasaannya sendiri sebelum sisa waktu Isla di dunia ini bener-bener habis. Dari setiap momen kebersamaan mereka yang manis, Tsukasa pelan-pelan belajar sebuah kenyataan pahit bahwa di dunia ini gak ada satu pun hal indah yang bakal bertahan selamanya!
Jauh sebelum perang besar meletus, koloni ruang angkasa Side 3 memproklamirkan kemerdekaan sebagai Principality of Zeon. Ketegangan politik yang mencekam ini memicu konfrontasi epik antara idealisme dan kekuasaan, mengubah nasib seluruh umat manusia di masa depan.
Kisah ini menyoroti masa muda Casval Rem Deikun yang penuh tragedi. Setelah kehilangan keluarganya, dia harus bertahan hidup di bawah bayang-bayang konspirasi politik yang kejam. Hidupnya berubah drastis saat ia mengadopsi identitas baru demi rencana balas dendam.
Di sisi lain, adiknya yang bernama Artesia Som Deikun tumbuh dengan penuh luka batin akibat perpisahan paksa. Kehidupan mereka berdua menjadi cermin kehancuran keluarga yang hancur oleh ambisi sosok ambisius bernama Gihren Zabi dalam merebut kendali penuh.
Perseteruan ini semakin memanas saat mereka bersinggungan dengan sang rival, Amuro Ray, yang terjebak dalam pusaran konflik global. Hubungan rumit antar karakter utama menjadi pemicu terciptanya senjata mematikan yang dikenal sebagai Mobile Suit di medan perang.
Drama epik ini menggali sisi kemanusiaan di balik mesin perang yang dingin. Dengan intrik politik yang licik dan emosi yang meluap, penonton diajak menyaksikan awal mula legenda sang komet merah yang bakal mengguncang seluruh semesta dengan kebencian dan takdir.