Udah beberapa tahun berlalu sejak Great War berakhir. Sekarang menara radio di Leidenschaftlich lagi dibangun, dan karena telepon bakal makin populer, jasa 'Auto Memory Dolls' mulai sepi peminat. Tapi meski begitu, popularitas Violet Evergarden malah makin naik karena kemampuannya nulis surat yang jempolan. Sayangnya, kadang hal yang paling kita tunggu-tunggu justru nggak kunjung datang.
Di film ini, kita bakal ngikutin perjalanan Violet yang masih terus belajar memahami perasaan dan apa arti cinta yang sebenarnya. Di saat yang sama, dia juga masih menyimpan secercah harapan kalau pria yang dulu pernah bilang 'aku mencintaimu' ke dia, ternyata masih hidup walau sudah bertahun-tahun berlalu.
Film ini menceritakan perjuangan hati Violet dalam mencari jawaban atas perasaannya sendiri sekaligus mencari sosok yang paling berharga dalam hidupnya di tengah perubahan dunia yang makin modern.